Softbank Group Jepang Alami Kerugian 15,5 Miliar Yen

Hasil sementara laporan keuangan Softbank Group hingga September 2019, kerugian operasional mengalami defisit lebih dari 15,5 miliar yen.

Softbank Group Jepang Alami Kerugian 15,5 Miliar Yen
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Masayoshi Son, Presiden Softbank Group dalam konperensi pers, Rabu (6/11/2019). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Hasil sementara laporan keuangan Softbank Group hingga September 2019, kerugian operasional mengalami defisit lebih dari 15,5 miliar yen, membuat risiko bagi pemegang sahamnya juga meningkat.

Padahal tahun lalu per akhir September 2017, perusahaan ini mengalami surplus 1,4 triliun yen.

"Kalau menguntungkan sih tak masalah. Tapi kalau sudah merugi saat ini mungkin pemegang saham harus lebih hati-hati lagi," kata Ogawa dari Okasan Securities, Rabu (6/11/2019).

Pemilik dan President Softbank Group, Son Masayoshi mengakui banyak kerugian akibat anak perusahaannya Wework, sebuah perusahaan besar kantor bersama di NewYork AS. Investasi lebih dari 1,1 triliun yen.

Baca: Jamur Raksasa Sepanjang 1,7 Meter dan Jamur Beracun Ditemukan di Kanto Jepang

Baca: Arsitek Jepang Kengo Kuma: Belajar dari Jepang, Arsitektur Asia akan Bangkit Dalam Waktu Dekat

"Saya mungkin terlalu manis, kurang kontrol, melepas opersional perusahaan tersebut sehingga mengalami banyak kerugian," ujar Son Masayoshi, Rabu (6/11/2019) dalam jumpa pers.

Hasil penjualan sementara untuk seluruh kelompok hingga September adalah 4,65 triliun yen, level yang sama dengan tahun sebelumnya.

Namun, kerugian operasional mencapai defisit 15,5 miliar yen, omset dari tahun sebelumnya yang surplus 1,42 triliun yen, dan defisit.

Defisit operasi saat ini adalah pertama kalinya dalam 15 tahun terakhir dan menurut Ogawa perlu diberikan perhatian lebih bagi para penanam saham Softbank.

Selain itu, laba bersih adalah 421,5 miliar yen, hampir setengah dari surplus dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca: Puan Maharani Berharap Semenanjung Korea Stabil dan Damai

Baca: Gadis Jepang Putuskan Jadi Mualaf, Kisah Perjuangan Sang Ibu Selalu Siapkan Makanan Halal

"Hasil keuangan ini sudah compang-camping. Ini defisit merah, dan itu topan atau badai besar bagi kita," kata dia.

Dia mengatakan bahwa investasi di WeWork memiliki kerugian besar, “Penilaian investasi saya buruk dalam banyak hal," tambahnya.

SoftBank Group baru-baru ini memperkuat karakternya sebagai perusahaan investasi, termasuk pendirian dana investasi dengan skala 10 triliun yen, dalam periode tiga bulan hingga Juni, laba akhir adalah 1,1 triliun yen.

SoftBank Group telah membentuk dana 10 triliun yen dengan mengumpulkan dana dari dana yang berafiliasi dengan pemerintah di Arab Saudi dan secara aktif berinvestasi di 88 perusahaan di seluruh dunia yang memiliki kekuatan dalam AI = Artificial Intelligent atau kecerdasan buatan.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved