Tour Guide dari Jepang Buat Menteri Pariwisata Indonesia Usulkan Cap Khusus

Banyak hal positif bisa dilakukan dunia pariwisata Indonesia baik di dalam maupun di luar negeri .

Tour Guide dari Jepang Buat Menteri Pariwisata Indonesia Usulkan Cap Khusus
Richard Susilo
Debi Alfira, Tour guide senior Indonesia di Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Belajar dari keberhasilan Jepang di bidang pariwisata dan budaya Jepang yang ditekuninya, Tour guide senior Indonesia di Jepang, Debi Alfira, mengusulkan penggunaan cap bagi dunia pariwisata di Indonesia.

“Mungkin bagus untuk kenaikan karier Tour guide di Indonesia atau segala sesuatu terkait pariwisata di Indonesia diaktifkan cap pariwisata di tiap lokasi pariwisata di Indonesia,” papar Debi khusus kepada Tribunnews.com siang ini (8/11/2019).

Misalnya kalau sudah mengumpulkan sedikitnya tiga cap lokasi wisata di Indonesia maka dia bisa ikut ujian jadi Tour guide, tambahnya.

Di Jepang biasa disebut program Sutampurari, buku cap untuk kumpulkan cap dari berbagai stasiun kereta api di Jepang. Kalau penuh lengkap maka dapat hadiah.

“Dengan program tersebut kita akan semakin dekat dengan dunia pariwisata sekaligus dapat semakin mengenal lokasi setempat dan dapat mempromosikan lebih lanjut tempat tempat tersebut kepada orang lain,” tambahnya lagi.

Banyak hal positif bisa dilakukan dunia pariwisata Indonesia baik di dalam maupun di luar negeri .

“Di dalam negeri kita bisa lihat misalnya di Yogya ada becak yang bisa mengantar kita keliling keraton Rp.15.000,- lalu berhenti di berbagai toko dan dia bisa dapat komisi dari toko toko tersebut.”

Ada pula Koperasi yang mengatur standar harga sehingga yang membedakan hanya service satu sama lain sehingga toko toko tidak ribut tidak saling menjatuhkan harga.

“Saya sendiri banyak menangani tur Raja Ampat membawa banyak turis asing ke sana. Tapi mempertanyakan sebenarnya tarif pesawat asing dan Garuda Indonesia jauh sekali berbeda.”

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved