Setengah Populasi Koala Mati Akibat Kebakaran Hutan di New South Wales

Api mulai menjalar dari Cagar Alam Danau Innes telah merusak habitat dua pertiga Koala pada bulan lalu.

Setengah Populasi Koala Mati Akibat Kebakaran Hutan di New South Wales
wego
koala 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, MELBOURNE -- Kebakaran yang melanda kawasan cagar alam pesisir New South Wales, Australia, diprediksi telah menewaskan lebih dari 350 ekor atau setengah populasi dari Koala (Phascolarctos cinereus).

Dikutip dari Reuters, Sabtu (9/11/2019), para ahli menuturkan kebakaran hutan dan lahan meluas ke wilayah New South Wales.

Api mulai menjalar dari Cagar Alam Danau Innes telah merusak habitat dua pertiga Koala pada bulan lalu.

Padahal di cagar alam itu, hidup setidaknya 500 sampai 600 ekor koala.

Baca: Liburan ke Australia, 6 Tempat Wisata di Sydney yang Gratis Ini Harus Dikunjungi

Baca: BMKG: Peringatan Dini Hari Ini Jumat 8 November 2019, Wilayah Hujan Petir-Angin & Gelombang Tinggi

Baca: BNPB Gandeng Universitas Riau Untuk Cegah Karhutla di Riau

Baca: Kebakaran Hutan di Taman Nasional Jambi, Harimau Sumatera Berkeliaran di Pemukiman Warga

Kemudian masuk ke wilayah hutan lain yang menjadi tempat hewan endemik Australia itu berkembang biak.

Perawat fasilitas kesehatan hewan di Rumah Sakit Koala Port Macquarie dekat cagar alam, berhasil menyelamatkan dan merawat sejumlah Koala.

Mereka memberi makan daun Eukaliptus dan zat bernutrisi lain.

"Kami mengamati tanda yang menunjukkan Koala menahan sakit, misalnya gigi yang bergetar terus atau ekspresi stress. Semua pengecekan itu kami lakukan rutin setiap hari," kata Kepala Perawat Hewan Amanda Gordon.

Para perawat memperkirakan butuh waktu 10 hari untuk memeriksa secara utuh kondisi populasi Koala.

Halaman
12
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved