Emisi Karbon Kebakaran Hutan di Indonesia Lebih Parah Dibanding Hutan Amazon
Uni Eropa sebut emisi karbon yang dihasilkan karhutla di Indonesia lebih parah dibanding kebakaran hutan Amazon. Laporan ini pun dinilai…
"Agar lebih berimbang, maka sebaiknya pemerintah Indonesia mestinya juga keluar dengan laporan seberapa besar emisi karbon akibat karhutla tahun ini," imbuhnya.
DW Indonesia mencoba meminta tanggapan Direktur Inventarisasi GRK dan Pengukuran, Pelaporan dan Verifikasi (MRV) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Joko Prihatno terkait masalah ini. Namun, hingga berita ini diturunkan yang bersangkutan belum memberikan respon.
Sebelumnya, Indonesia juga pernah mengalami kebakaran hutan dan lahan hebat pada tahun 2015. Saat itu CAMS juga merilis laporan besaran emisi karbon yang dihasilkan dari kebakaran tersebut. CAMS melaporkan sebesar 1.286 juta ton karbondioksida dilepas ke udara.
Kebakaran tersebut membuat lebih dari 2,6 juta hektar hutan dan lahan di Indonesia terbakar habis. Akibatnya, negara mengalami kerugian sebesar US$16 miliar atau setara dengan Rp224 triliun.
Baca juga: Ironi Desa Rukam, Kampung Nelayan Tanpa Air dan Ikan
rap/vlz (bloomberg, The Straits Times, mongabay)