Sindikat Jual Beli Mobil Mewah Curian di Jepang Palsukan Sedikitnya 20 Unit Kendaraan

Sindikat jual beli mobil curian Jepang diduga telah memalsukan sedikitnya 20 unit kendaraan mewah di Jepang dalam setahun.

Sindikat Jual Beli Mobil Mewah Curian di Jepang Palsukan Sedikitnya 20 Unit Kendaraan
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Mobil Toyota Lexus LX570 dengan nomor body palsu (kanan) dan grafir no body palsu (kiri) yang ada di kerangka dalam bagian ban depan kanan. 

Mobil aslinya diimpor dari Jepang ke Kota Kinabalu Malaysia bulan November tahun 2018.

Entah bagaimana pada surat seolah telah dilakukan impor dari Malaysia yang palsu tertulis masuk ke Jepang September 2018, dua bulan sebelum mobil asli diekspor ke Kota Kinabalu.

Jaringan sindikat jual beli mobil curian tersebut tampaknya telah mengenal mobil asli beserta nomor bodynya, lalu memalsukan surat impor mobil di Jepang untuk dibuatkan surat registrasi kendaraan bermotor (semacam BPKB).

Karena kurang hati-hati akhirnya muncul BPKB asli Jepang dan berhasil dijual kepada seorang dealer mobil di Jepang Februari 2019 dengan harga 8,28 juta yen.

Baca: Anggaran Jepang Tahun 2020 Di Atas 102 Triliun Yen Terbesar dan Akan Keluarkan Obligasi Kembali

Baca: Kaleidoskop 2019, Tinggalkan Luna Maya & Nikahi Syahrini, Tak Sadar Reino Barack Ingkari 3 Hal Ini

Mobil curian tersebut diketahui mobil tidak benar setelah dealer mobil, Tsukamoto, mengecek via internet dengan alat khusus dicolokkan ke bagian bawah stir mobil Lexus, terungkap data asli mobil sebenarnya dengan nomor body URJ201W-4219846.

Namun tertulis di body URJ201-4240756.

"Ketidaktelitian ini memang tidak boleh terjadi saat pemeriksaan mobil yang setiap hari banyak sekali di bagian pengujian kendaraan. Akan diperketat lagi mulai sekarang dan kita telah koordinasi pula dengan pihak kepolisian," tambah Tanaka.

Beberapa kendaraan mewah menjadi incaran sindikat pencuri selain Lexus juga LandRover, serta Toyota Prius karena banyak disukai orang Jepang sehingga mudah diperjualbelikan.

Baca: BREAKINGNEWS: Liverpool Resmi Dapatkan Takumi Minamino

Baca: 20 Keunikan Jepang yang Jarang Diketahui, Ternyata Punya Ribuan Pulau

Harga jual mobil yang tidak wajar, sangat beda dengan harga pasaran, juga menjadi patokan umum bagi pembeli mobil khususnya bagi jenis-jenis mobil laris di Jepang tersebut.

Keterlibatan mafia Jepang (yakuza) juga menjadi salah satu faktor merebaknya pencurian kendaraan bermotor di Jepang karena mudahnya mendapatkan uang banyak.

Dari pembeli sebelumnya, Tsukamoto mengungkapkan ternyata pembeli Jepang itu ikut pula jadi korban karena membeli mobil Lexus dari orang asing warga negara Pakistan dan Iran.

Info lengkap yakuza silakan membaca lewat www.yakuza.in

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved