Sabtu, 18 April 2026

Polisi Meksiko Tangkap Pelaku Pembantai Keluarga Asal Mormon

Media lokal dan seorang pejabat mengatakan sejumlah tersangka menembak mati sembilan orang.

Editor: Choirul Arifin
News.com.au
Rhonita LeBaron dan empat anaknya yang tewas. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, MEKSIKO - Penegak hukum Meksiko telah menangkap seorang kepala polisi kota atas dugaan hubungannya dengan pembunuhan tiga wanita dan enam anak-anak berkewargaan negara Amerika Serikat-Meksiko di Meksiko utara bulan lalu.

Dilansir dari News.com.au, Sabtu (28/12/2019), media lokal dan seorang pejabat mengatakan sejumlah tersangka menembak mati sembilan orang.

Mereka terdiri dari tiga wanita dan enam anak-anak dari keluarga asal Mormon di negara bagian Sonora pada 4 November yang memicu kemarahan di Meksiko dan Amerika Serikat.

Beberapa media Meksiko melaporkan bahwa agen-agen penegak hukum menangkap Fidel Alejandro Villegas, kepala polisi kotamadya Janos, yang terletak di negara bagian Chihuahua yang berdekatan, karena dicurigai terlibat dalam kejahatan tersebut.

Laporan itu mengatakan, pelaku diduga memiliki hubungan dengan kartel narkoba yang memiliki kejahatan terorganisir, tetapi rincian tentang dugaan perannya masih tidak jelas.

Seorang pejabat federal, mengkonfirmasi penangkapan Villegas, yang diikuti penahanan tersangka lain sebelumnya dalam penyelidikan.

Pejabat Meksiko percaya para wanita dan anak-anak itu terbunuh setelah terjebak dalam perselisihan antara kartel obat bius setempat yang berjuang untuk menguasai daerah itu.

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador bekerjasama pemerintah Amerika Serikat (AS), mengundang FBI untuk membantu penyelidikan dalam kasus ini. 

Sebelumnya diberitakan, kepolisian Meksiko dan kerabat korban mengatakan tiga ibu yang semuanya memiliki kewarganegaraan ganda AS-Meksiko dan tinggal di komunitas Mormon di selatan perbatasan, melakukan perjalanan konvoi di utara Meksiko, ketika mereka menjadi sasaran penembakan bulan lalu.

Polisi mengatakan, ketiga ibu tersebut, yaitu Christina Langford Johnson, Dawna Ray Langford dan Rhonita LeBaron, mengendarai tiga SUV di jalan gunung terpencil dan tidak beraspal sekitar pukul 1 siang pada hari Senin waktu setempat ketika mereka diserang.

Mobil-mobil yang penuh dengan anak-anak mereka telah melakukan perjalanan dari komunitas Mormon La Mora di negara bagian Sonora, Meksiko ke Pancho Villa di Chihuahua.

Tiga ibu dan enam anak-anak mereka - termasuk bayi kembar - dibunuh dalam penyergapan.

Namun delapan anak kecil selamat dengan bersembunyi. Lima dari anak-anak yang selamat terluka parah termasuk satu anak ditembak di wajahnya.

Tiga keluarga telah meninggalkan komunitas bersama-sama tetapi ban kempes menunda salah satu keluarga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved