Virus Corona
EKSKLUSIF WNI di China Ungkap Ada Imbauan Makan Masakan Sendiri dan Dapat Daging Ayam dari Kampus
Mahasiswi di China, mengungkapkan ada imbauan pemerintah untuk makan dari masakan sendiri. Ia menceritakan, pihak kampusnya membagikan daging ayam.
Laporan langsung dari Huangshi, China
TRIBUNNEWS.COM - Seorang mahasiswi Indonesia di Huangshi, Provinsi Hubei, China, Salsabila mengungkapkan kabar terbarunya di kota yang tak jauh dari Wuhan.
Salsa sempat menyebutkan dalam wawancaranya yang diunggah kanal YouTube Trans TV Official, perjalanan dari kotanya menuju Wuhan dapat ditempuh dalam waktu 3 jam saja menggunakan mobil pribadi.
Seperti diketahui Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China diduga sebagai pusat penyebaran virus corona.
Pemerintah China pun mengisolasi secara khusus wiliyah Provinsi Hubei.
Saat dikonfirmasi Tribunnews.com, mahasiswi semester 7 dari Hubei Polytechnic University of China itu menuturkan, meskipun masih terisolasi, dirinya masih dalam kondisi baik dan sehat.
Salsa mengungkapkan persediaan makanannya masih tercukupi.
"Makanan hari ini aman-aman saja kok," kata Salsa pada Tribunnews.com, Kamis (30/1/2020).
Lebih lanjut, mahasiswi asli Lamongan, Jawa Timur itu mengatakan, saat ini pemerintah setempat mengimbau untuk makan masakan pribadi.
Kebijakan itu tak lain untuk meminimalisir penyebaran virus corona.
"Imbauan dari pemerintah sendiri saat ini lebih baik makan masakan sendiri yang lebih higienis untuk meminimalisir terjangkitnya virus (corona)," tutur Salsa.
Salsa juga menyampaikan, pihak kampus memberinya bantuan berupa bahan makanan dan sejumlah kebutuhan harian lainnya.
"Barusan pihak kampus juga mengirim daging ayam dan kebutuhan lainnya untuk kami olah," kata dia.
Saat dihubungi Tribunnews.com di hari sebelumnya, Salsa pun mengungkapkan dirinya merasa beruntung dengan kebaikan pihak kampusnya.
"Beruntung kampus saya di sini sangat memperhatikan kami," ungkap Salsa pada Tribunnews.com, Rabu (29/1/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kabar-terbaru-wni-di-china.jpg)