Virus Corona

Jumlah Korban Terinfeksi Virus Corona di Jepang Capai 86 Orang

Para korban virus tersebut dikarantina terbanyak di Sekolah Perpajakan Wako di Wako-shi, Saitama, kemudian di sebuah hotel di Katsuura dan di Kashiwa.

Jumlah Korban Terinfeksi Virus Corona di Jepang Capai 86 Orang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kapal pesiar Diamond Princess 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Penyebaran virus corona asal Kota Wuhan, China, sangat cepat. Sebuah kapal pesiar bernama Diamond Princess berisi 3.700 penumpang terpaksa dikarantina di lepas pantai di Yokohama, Jepang.

Hasil pemeriksaan sementara medis Jepang mendapati 61 penumpang kapal itu terinfeksi virus corona.

Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato mengatakan, ada tambahan 41 kasus positif baru sehingga total ada 61 penumpang kapal pesiar itu positif terkena virus corona baru atau virus Novel coronavirus (2019-nCoV).

Para pasien akan dibawa ke sejumlah rumah sakit di sejumlah prefektur untuk perawatan.

Penderita yang terinfeksi virus Corona di keluarkan dari kapal pesiar Diamond Princess untuk di evakuasi di karantina di rumah sakit Yokohama.
Foto Richard Susilo
Penderita yang terinfeksi virus Corona di keluarkan dari kapal pesiar Diamond Princess untuk di evakuasi di karantina di rumah sakit Yokohama. Foto Richard Susilo (Richard Susilo)

"Secara total dari 273 spesimen, 61 dinyatakan positif," kata Kato seperti dikutip dari BBC, Jumat (7/2/2020).

Ada lebih dari 3.700 penumpang dan awak di kapal pesiar Diamond Princess. Kapal itu telah berada di lepas pantai Jepang sejak Senin malam.

Baca: Raffi Ahmad Kehilangan Job Hingga Rp 15 Miliar Gegara Liburan, Begini Cara Suami Nagita Balik Modal

Baca: Video Klarifikasi Pedangdut Bella Nova yang Diisukan Pernah Pacari Hotman Paris, Takut Kena Nyinyir

Dengan demikian total korban yang terkena virus corona di Jepang berjumlah menjadi 86 orang.

"Jumlah 25 orang dari berbagai tempat di Jepang dan dari kedatangan 3 pesawat charter Jepang yang mengevakuasi warga dari Wuhan China," ungkap sumber Tribunnews.com, Sabtu (8/2/2020).

Kapal pesiar Diamond Princess.
Kapal pesiar Diamond Princess. (www.thestreet.com)

Para korban virus tersebut dikarantina terbanyak di Sekolah Perpajakan Wako di Wako-shi, Saitama, kemudian di sebuah hotel di Katsuura dan di Kashiwa Chiba.

Warga Jepang yang dievakuasi dari Wuhan tiba di Jepang 28 Januari 2020 setelah dikarantina 14 hari tanggal 12 Februari dapat ke luar dan kembali ke rumahnya.

Demikian pula pesawat charteran kedua yang tiba 29 Januari 2020, pasien dapat kembali ke rumahnya tanggal 13 Februari 2020.

Kapal pesiar Diamond Princess ingin berlabuh di dermaga Yokohama kemarin (6/2/2020) pagi sekitar jam 08:15 waktu Jepang.
Kapal pesiar Diamond Princess ingin berlabuh di dermaga Yokohama kemarin (6/2/2020) pagi sekitar jam 08:15 waktu Jepang. (Richard Susilo)

Serta gelombang ketiga kembali ke rumahnya tanggal 14 Februari 2020.

Untuk penumpang kapal Diamond Princess dapat kembali ke rumahnya ke luar dari kapal tersebut rencananya tanggal 19 Februari 2020.

Info lengkap dan diskusi Jepang bisa bergabung ke WAG Pecinta Jepang kirimkan email nama lengkap dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved