Virus Corona

Terima Kasih China Termasuk ke Indonesia atas Dukungan Hadapi Wabah Virus Corona

Hua mengungkapkan ucapan hangat dan terima kasih kepada seluruh negara sahabat yang memberikan sokongan kepada China

Terima Kasih China Termasuk ke Indonesia atas Dukungan Hadapi Wabah Virus Corona
STR / AFP
Sebuah foto almarhum dokter mata Li Wenliang terlihat dengan karangan bunga di Cabang Houhu Rumah Sakit Pusat Wuhan di Wuhan di provinsi Hubei, China pada 7 Februari 2020. Seorang dokter China yang dihukum setelah membunyikan alarm tentang virus corona baru China meninggal karena patogen pada 7 Februari, memicu curahan kesedihan dan kemarahan atas krisis yang memburuk yang kini telah menewaskan lebih dari 630 orang. 

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING -- Telah sebulan lebih, pemerintah China berjuang menghadapi wabah virus corona.

Ratusan orang meninggal dan ribuan lainnya positif terjangkit, serta angka kesembuhan yang mencapai seribuan orang lebih.

Dukungan dan simpati, tak henti-hentinya datang seperti yang disampaikan Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying seperti dilansir dari South China Morning Post (SCMP) Sabtu (8/2/2020).

Hua mengungkapkan ucapan hangat dan terima kasih kepada seluruh negara sahabat yang memberikan sokongan kepada China dalam menghadapi masa sulit ini.

Baca: Makan Malam Daging Kura-Kura di Rumah Sakit Virus Corona? Ini Pengakuan Pasien

"Kami berterima kasih kepada semua negara yang telah menunjukan perhatian, simpati, serta dukungan selama China menghadapi masa-masa ini. Kami selalu menyimpan kebaikan semua dihati kami," kata Hua dalam konferensi persnya.

Ia mengatakan, sejauh ini ada 21 negara yang telah membantu China, yakni Korea Selatan, Jepang, Thailand, Malaysia, Indonesia, Pakistan, Kazakthan, Jerman, Perancis, Inggris, Hungaria, Belarusia, Turki, Iran, Uni Emirat Arab, Aljazair, Mesir, Australia, Selandia Baru, Tribidad and Tabago, serta Unicef.

Baca: Pemerintah Jamin Kebutuhan WNI yang Diobservasi di Natuna, Rp 300 Ribu Perhari Uang Makan

"Sumbangan ini bentuk kasih sayang mereka kepada kami yang sangat mendalam, kami adalah teman yang saling membutuhka. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua," ungkap diplomat perempuan ini.

Diketahui, jumlah kasus kematian akibat virus corona menyentuh angka 723 orang, hingga Sabtu pagi (8/2/2020).

Sementara jumlah kasus orang positif terjangkit virus 2019-nCoV sebanyak 34.598 orang, serta ada 2.076 pasien yang dinyatakan sembuh, seperti yang dilaporkan CGTN.

 *Indonesia Kirim Bantuan Masker dan Alat Kesehatan ke China*

Sebelumnya pada misi kemanusiaan dalam rangka mengevakuasi 237 WNI dari provinsi Hubei pada Sabtu pekan lalu (1/2), pesawat penjemput milik Batik Air dari pemerintah Indonesia itu juga membawa sejumlah peralatan kesehatan untuk pemerintah China.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, peralatan diberikan untuk membantu China mencegah penyebaran wabah virus corona.

Lanjut dia, peralatan kesehatan tersebut langsung diterima oleh pemerintah China lewat organisasi nirlaba, Hubei Charity Foundation.

"Kita juga bawa peralatan yang diperlukan oleh pihak RRT, mereka perlu antara lain masker dan surgical unit. Ini adalah misi mulia yang sekali lagi harus dijalankan dengan penuh kedisiplinan dan saya sekali lagi ingin sampaikan terimakasih atas kerjasama yang luar biasa," kata Retno di Ruang VIP Room, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, beberapa waktu lalu.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved