Virus Corona

Demi Pasien, Nyawa 3 Dokter Ini Direnggut Virus Corona, Ada yang Tewas Terjebak di Lokasi Karantina

Demi selamatkan nyawa pasien virus corona, nyawa 3 dokter di China ini melayang. Ini kisah haru ketiga pahlawan itu.

Demi Pasien, Nyawa 3 Dokter Ini Direnggut Virus Corona, Ada yang Tewas Terjebak di Lokasi Karantina
STR / AFP
Sebuah foto almarhum dokter mata Li Wenliang terlihat dengan karangan bunga di Cabang Houhu Rumah Sakit Pusat Wuhan di Wuhan di provinsi Hubei, China pada 7 Februari 2020. Seorang dokter China yang dihukum setelah membunyikan alarm tentang virus corona baru China meninggal karena patogen pada 7 Februari, memicu curahan kesedihan dan kemarahan atas krisis yang memburuk yang kini telah menewaskan lebih dari 630 orang. 

TRIBUNNEWS.COM - Demi selamatkan nyawa pasien virus corona, nyawa tiga dokter berbakat di Wuhan, China ini melayang. Ketiganya meninggal dunia usai terinfeksi virus mematikan itu.

Di balik bertambahnya jumlah korban virus corona, Pemerintah China juga kehilangan dokter-dokter muda dan berbakat.

Per hari Sabtu (8/2/2020) kemarin, lebih dari 700 orang dilaporkan meninggal dunia dan lebih dari 31.000 kasus orang terinfeksi virus corona yang tersebar di 25 negara.

Dari ratusan orang yang meninggal dunia itu, tiga di antaranya dokter yang juga turut dalam upaya menangani pasien terinfeksi virus corona.

 Viral Upaya China Bangkit di Tengah Wabah Virus Corona, Ada Video Kentut Hingga Nyanyian Jackie Chan

 POPULER Ikut Jadi Korban Virus Corona, Dokter Li Wenliang Bersitegang dengan Polisi Karena Pesan Ini

Tiga dokter yang dikabarkan meninggal dunia setelah terpapar virus corona adalah Song Yijie, Liang Wudong, dan Li Wenliang.

Ketiga dokter ini telah berjuang keras dan dinilai sebagai pahlawan atas tindakan mereka untuk memerangi virus corona jenis baru ini.

Ini kisah ketiga dokter hebat yang telah berjuang mengorbankan nyawanya untuk memerangi virus corona tersebut.

Bekerja Nonstop Selama 10 Hari, Staf Medis Ini Meninggal Karena Kelelahan Tangani Pasien Corona.
Bekerja Nonstop Selama 10 Hari, Staf Medis Ini Meninggal Karena Kelelahan Tangani Pasien Corona. (Kolase TribunStyle (The Paper dan Sky News))

Song Yingjie

Seeorang dokter yang berada di garis depan dalam memberantas virus corona di China, Song Yingjie (27), dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (4/2/2020) waktu setempat.

Song Yingjie meninggal setelah bekerja terus-menerus selama 10 hari.

HALAMAN SELANJUTNYA ===================>

Editor: Octavia Monalisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved