Breaking News:

WNI Diadili di Inggris

Update Kasus Predator Reynhard Sinaga, Hakim Sebut Tak Pernah Aman untuk Dibebaskan

Kasus Pemerkosa Berdarah Dingin di Manchester, Hakim Sebut Reynhard Sinaga Tidak Akan Pernah Aman untuk Dibebaskan

Kolase Tribunnews (Facebook via BBC dan pixabay.com)
Kasus Pemerkosa Berdarah Dingin di Manchester, Hakim Sebut Reynhard Sinaga Tidak Akan Pernah Aman untuk Dibebaskan 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus predator seks di Manchester, Inggris pada awal Januari 2020 lalu menjadi perhatian publik.

Pasalnya, kasus tersebut membawa nama Warga Negara Indonesia (WNI), Reynhard Sinaga.

Ia disebut sebagai predator seks berdarah dingin, licik, dan penuh perhitungan oleh Hakim yang menangani kasus tersebut.

Dilansir The Guardian, di antara 159 kasus tersebut, ada 136 dakwaan pemerkosaan dengan kasus berulang.

Tindakan bejat Reynhard tersebut direkam melalui dua kamera gawai.

Reynhard dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dengan jangka waktu minimal 30 tahun, pada Senin (6/1/2020).

Aiman Witjacksono, berbincang dengan Jurnalis BBC News, Endang Nurdin langsung di Inggris untuk mengetahui bagaimana proses persidangan berlangsung.

Berdasar tayangan Kompas TV itu, diketahui Reynhard Sinaga akan menghadapi sidang banding yang akan digelar pada Februari 2020 ini.

"Ada kemungkinan di saat vonis, Hakim menyatakan bahwa hukuman oleh Jaksa Penuntut Umum itu sangat jarang," tutur Endang.

Baca: FAKTA Terbaru Reynhard Sinaga: Jaksa Ajukan Banding, Tuntut Penjara Seumur Hidup

"Itu biasanya diterapkan ke pembunuh atau pembunuh berantai," terangnya.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved