Virus Corona

Dua Pejabat Kesehatan China Dicopot Akibat Virus Corona

Namun, alasan pencopotan tidak dijelaskan lebih lanjut. Kedua pejabat yang dicopot jabatannya pasrah atas pecnopotan tersebut.

Dua Pejabat Kesehatan China Dicopot Akibat Virus Corona
AFP/Hector Retamal
Petugas medis mengenakan pakaian pelindung untuk melindungi dari virus Corona saat melintas di samping pasien di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China pada 23 Januari 2020 

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Banyaknya korban jiwa akibat virus corona jenis baru mencapai lebih 1.000 orang dan belum ditemukan vaksinnya, membuat pemerintah China mengambil tindakan berupa pemecatan terhadap dua pejabat bidang kesehatan.

Dilansir dari BBC, Sekretaris Partai Komunis pada Komisi Kesehatan Provinsi Hubei, Zhang Jin dan Direktur Komisi Kesehatan Provinsi Hubei, Liu Yingzi, dicopot dari jabatannya. Pencopotan keduanya diumumkan melalui siaran di televisi nasional CCTV.

Namun, alasan pencopotan tidak dijelaskan lebih lanjut. Kedua pejabat yang dicopot jabatannya pasrah atas pencopotan tersebut.

Dari laporan media setempat sepanjang krisis kesehatan melanda China sebulan terakhir ini, terdapat ratusan pemecatan, investigasi hingga peringatan penurunan pangkat terjadi di seluruh Hubei dan provinsi lain.

Baca: Takut Sebarkan Virus Corona, Kapal Pesiar Ditolak Berlabuh di 4 Negara

Baca: Para Ahli Ungkap Ada 3 Kemungkinan Wabah Virus Corona Berakhir, Sebut Virus Tak Akan Hilang

Baca: Dampak Virus Corona, Pekerja Migran Indonesia Dilarang Ditempatkan di China Daratan

Hingga Selasa kemarin, jumlah korban jiwa akibat merebaknya wabah virus jenis baru itu mencapai 1.019 jiwa. Sebanyak 43.173 orang lainnya positif terinfeksi.

Para korban tersebar di 28 negara. Namun, sebanyak 1.016 orang korban meninggal berada di Hubei, China, tempat pertama kali munculnya virus corona.

Kali pertama kasus virus corona jenis baru ini muncul di kota Wuhan, provinsi Hubei, China, pada Desember tahun lalu. Hingga kini, belum ada yng berhasil menemukan vaksin atas virus tersebut.
Virus tersebut terus menyebar secara masif hingga ke 28 negara.

Mesk begitu, sebanyak 4.043 pasien virus corona dinyatakan sembuh setelah dilakukan perawatan intensif. (tribun network/BBC Indonesia/rin/coz)

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved