Breaking News:

Facebook dan Twitter Menolak Permintaan Nancy Pelosi untuk Menghapus Video Donald Trump yang Diedit

Pihak Facebook dan Twitter telah menolak permintaan Ketua DPR AS Nancy Pelosi untuk menghapus video yang diposting Presiden AS Donald Trump

MANDEL NGAN / AFP
Suasana panas dalam pidato Trump kali ini sudah terasa sejak awal. Ia terlibat ketegangan dengan perang emosional dengan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi. Naskah pidato disobek. 

Klip video itu berisi pengulangan ketika Nancy Pelosi merobek salinan naskah pidato Donald Trump.

Video itu disunting dan diselingi klip-klip pidato penghormatan Donald Trump yang menuai pujian.

Penolakan platform Facebook dan Twitter atas permintaan Pelosi telah memicu kecaman.

Juru Bicara Facebook Andy Stone membantah kritikan Drew Hammil melalui cuitan Twitter.

"Maaf, apakah Anda menyarankan Presiden tidak membuat pernyataan itu dan Ketua DPR tidak merobek naskah pidato?," tulis Andy Stone.

Sementara itu, Juru Bicara Twitter, Lindsay McCallum, dikutip dari The Guardian berdasarkan pemberitaan New York Time, Twitter tidak segera memberi tanggapan terkait permintaan tersebut.

Juru Bicara Kampanye Donald Trump ikut buka suara.

"Jika Nancy Pelosi takut potret dia merobek pidato, mungkin dia seharusnya tidak merobek pidato," katanya.

Nancy Pelosi Merobek Salinan Naskah Pidato Trump

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi merobek naskah tepat dibelakang Presiden Donald Trump menyampaikan pidato kenegaraannya. 

Halaman
1234
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved