Rabu, 15 April 2026

Virus Corona

Thailand Berhasil, Jepang Ikuti Uji Cobakan Obat HIV pada Pasien Virus Corona

Pemerintah Jepang menyatakan akan menguji coba obat HIV untuk mengobati orang yang terjangkit virus corona, pada Selasa.

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Daryono
Grid.id/Google
Tangani virus Corona dengan obat anti HIV/AIDS. Lopinavir dan Ritonavir merupakan antiretroviral yang berfungsi menghambat kemampuan HIV untuk berikatan dengan sel yang sehat dan bereproduksi. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Jepang menyatakan akan menguji coba obat HIV untuk mengobati orang yang terjangkit virus corona, pada Selasa.

Sebabnya, jumlah infeksi di Negeri Matahari Terbit ini sudah menyentuh angka 520.

Sebanyak 454 kasus berasal dari kapal pesiar Diamond Princess, yang sudah berlabuh di Yokohama.

Sejauh ini, sudah ada satu orang Jepang yang meninggal akibat virus mematikan ini.

Pertambahan kasus ini, mengkhawatirkan pemerintah karena berimbas pada kesehatan masyarakat dan perekonomian negara.

Kepala Sekretaris Kabinet, Yoshihide Suga menyebutkan upaya yang akan dilakukan pemerintah untuk menangani pasien COVID-19 ini.

"Saat ini (pemerintah) sedang melakukan persiapan,"

"Sehingga uji klinis menggunakan obat HIV pada pasien virus corona bisa dimulai sesegera mungkin," jelas Suga.

Jumlah kasus virus corona saat ini
Jumlah kasus virus corona saat ini (http://ksp.go.id/waspada-corona/)

Saat disinggung tentang berapa lama ide penggunaan obat itu disetujui, dia enggan berkomentar banyak.

Para dokter di Thailand menyebut, Jepang tampaknya berhasil mengembangkan obat untuk virus corona ini.

Jepang menggunakan, kombinasi obat influenza dan antivirus HIV lopinavir dan ritonavir.

Baca: Gagal Diselundupkan ke Australia, 6 WNA China Belum Dideportasi Karena Terkendala Virus Corona

Baca: Update Virus Corona di Dunia, Australia dan Inggris Evakuasi WN dari Diamond Princess

Dilansir Guardian dari Japan's Nikkei Asia Review, Kementerian Kesehatan Thailand mengatakan, dokter di Thailand, juga pernah menggunakan kombinasi lopinavir-ritonavir dengan obat flu oseltamivir yang biasa dikenal Tamiflu.

Campuran obat-obatan ini, digunakan mereka untuk mengobati pasien virus corona yang berusia 70an.

Kondisi pasien wanita itu terus menurun sejak 10 hari dia didiagnosa positif corona.

Namun, dia bisa pulih dalam waktu 48 jam.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved