Rabu, 15 April 2026

Virus Corona

Update Virus Corona di Dunia, Australia dan Inggris Evakuasi WN dari Diamond Princess

Dilansir dari The Guardian, pihak pemerintah Australia dan Inggris akan mengevakuasi warga negaranya yang berada di sana.

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Ifa Nabila
Behrouz MEHRI/AFP
Dua bus tiba di sebelah kapal pesiar Diamond Princess, dengan orang-orang dikarantina di dalam kapal karena kekhawatiran akan coronavirus baru, di Daikaku Pier Cruise Terminal di pelabuhan Yokohama Jepang pada 16 Februari 2020. 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, lingkungan yang terkotak-kotak seperti pada kapal pesiar ini justru memfasilitasi penyebaran virus.

Bahkan, virus mematikan ini bisa dengan mudah tersebar melalui tetesan air atau permukaan benda yang sudah terkontaminasi.

Baca: BREAKING NEWS: Pasien Terinfeksi Virus Corona di Kapal Diamond Princess Jepang Bertambah 44 Orang

Baca: Bocah 10 Tahun dari Australia di Kapal Diamond Princess Jepang Terinfeksi Virus Corona

Menurut Pakar Penyakit Influenza Universitas Hong Kong, Hui-ling Yen, penyebaran virus melalui kapal pesiar justru lebih mudah.

Apalagi, para penumpang ini sudah lama di dalam kapal bahkan jauh sebelum ada indikasi virus corona.

Bepergian dengan transportasi air seperti ini, lebih beresiko tinggi dibanding dengan menggunakan pesawat atau kereta api.

"Jika di dalam pesawat ada seorang suspect, bisa jadi hanya satu orang yang tertular."

"Anda masih memiliki kesempatan menghindarinya karena ada durasi penerbangan."

"Sedangkan, di kapal pesiar satu orang bisa menginfeksi orang lain, lalu dia menginfeksi lainnya lagi seperti itu terus," jelasnya.

"Anda bisa mengalami penularan bertahap," tambahnya.

Kapal pesiar Diamond Princess ingin berlabuh di dermaga Yokohama kemarin (6/2/2020) pagi sekitar jam 08:15 waktu Jepang.
Kapal pesiar Diamond Princess ingin berlabuh di dermaga Yokohama kemarin (6/2/2020) pagi sekitar jam 08:15 waktu Jepang. (Richard Susilo)

Beberapa hari ini terlihat peningkatan eksponensial pada proses karantina ini.

"Beberapa hari ini seharusnya menjadi puncaknya."

"Banyak literatur tentang virus mengatakan, rata-rata masa inkubasi adalah sekitar 5 hari."

"Jika karantina ini berfungsi, harusnya kita melihat penurunan," beber Yen.

Menurut Japan Times, 29 dari 44 orang yang terinfeksi virus corona berasal dari Jepang.

Sementara, 15 orang lainnya berasal dari negara-negara di luar Jepang.

Satu awak kapal diketahui terinfeksi juga.

Mayoritas korban yang baru dikonfirmasi ini adalah lansia.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved