Virus Corona

Sedikitnya 6000 Masker Hilang Dari Rumah Sakit di Jepang

Karton yang hilang berisi 120 kotak masker bedah dan total 6.000 lembar, dan tidak ditemukan setelah menggeledah seluruh isi rumah sakit.

Sedikitnya 6000 Masker Hilang Dari Rumah Sakit di Jepang
Richard Susilo
Contoh masker yang dijual di Jepang 

Laporan Koresponden ‪Tribunnews.com‬, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Karakter manusia Jepang sudah berubah saat ini. Kelangkaan masker di Jepang membuat beberapa orang melakukan pencurian masker di rumah sakit.

"Dimulai dari 13 Februari lalu terjadi pencurian 6000 masker (mask) di rumah sakit yang ada di Kobe dan langsung dilaporkan pihak rumah sakit ke pihak kepolisian," ungkap sumber Tribunnews.com Rabu ini (19/2/2020).

"Memang kami tidak ada kekurangan sebagai rumah sakit karena ada stok, tetapi sangat mengecewakan bahwa telah terjadi pencurian di rumah sakit kami ini," papar pejabat di Rumah Sakit Palang Merah Kobe.

Rumah Sakit Palang Merah Kobe di Chuo-ku, Kota Kobe, pada tanggal 13 Februari lalu kehilangan banyak sekali mask.

Sedikitnya empat kotak kardus berisi "masker bedah" medis yang telah disimpan di rumah sakit telah menghilang.

Karton yang hilang berisi 120 kotak masker bedah dan total 6.000 lembar, dan tidak ditemukan setelah menggeledah seluruh isi rumah sakit.

Menurut polisi benda itu disimpan di ruang mesin di lantai tiga rumah sakit, yang biasanya dikunci dan tidak ada orang kecuali staf yang bisa masuk atau pergi.

Sampai dengan 3 Februar 2020 tercatat tidak ada kelainan saat pemeriksaan dilakukan.

Polisi sedang menyelidiki pencurian mask yang kehabisan stok karena penyebaran virus corona baru.

Akibat kehilangan itu kerugian diperkirakan bernilai total 40.000 yen. Di beberapa rumah sakit juga terjadi pencurian mask sampai detik ini.

Hari ini (19/2/2020) seorang pasien di rumah sakit Jikei di Tokyo memberitahukan Tribunnews.com bahwa banyak mask hilang juga di rumah sakit tersebut sehingga membuat pusing kepala para perawat dan dokternya.

Kini tampaknya di berbagai rumah sakit mulai diperketat penggunaan mask yang tadinya dibagikan gratis satu mask untuk setiap orang.

Info lengkap dan diskusi Jepang bisa bergabung ke WAG Pecinta Jepang kirimkan email nama lengkap dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved