Sabtu, 25 April 2026

Perang di Suriah

VIDEO Militan NFL Hancurkan Tank Tempur Tentara Suriah di Aleppo Utara

National Front for Liberation (NFL) menyerang Syrian Arab Army (SAA) pada Rabu (19/2/2020) di pedesaan Aleppo utara.

Editor: bunga pradipta p
Tangkap Layar YouTube National Liberation Front
National Front for Liberation (NFL) menyerang Syrian Arab Army (SAA) pada Rabu (19/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - National Front for Liberation (NFL) menyerang Syrian Arab Army (SAA) pada Rabu (19/2/2020).

Serangan itu terjadi di pedesaan Aleppo utara.

Dalam video yang diunggah National Liberation Front di YouTube, rudal anti-tank guided (ATGMs) diluncurkan dan terlihat mengancurkan kendaraan tempur berlapis baja.

Dikutip dari South Front, kelompok tersebut didukung oleh Turki untuk menghancurkan dua tank tempur.

Tank tempur tersebut terdiri dari T-72 dan sebuah kendaraan tempur infanteri BMP-1 (IFV) dari tentara di dekat kota al-Shiekh Aqil.

Rudal anti-tank guided (ATGMs) 2
National Front for Liberation (NFL) menyerang Syrian Arab Army (SAA) pada Rabu (19/2/2020) (Tangkap Layar YouTube National Liberation Front).
Rudal anti-tank guided (ATGMs) diluncurkan dan terlihat mengancurkan kendaraan tempur lapis baja.
Rudal anti-tank guided (ATGMs) diluncurkan dan terlihat mengancurkan kendaraan tempur lapis baja. (Tangkap Layar YouTube National Liberation Front)

Lebih jauh, dalam beberapa jam, artileri SAA menembaki pos militan di kota-kota Dar'at Izza dan al-Atarib di bagian utara dan barat Aleppo.

Penembakan itu diduga merupakan respon terhadap pemogokan ATGM NFL.

Terlepas dari serangan ini, situasi di sepanjang garis depan Greater Idlib tidak berubah.

Konfrontasi antara SAA dan militer Turki dapat disaksikan di wilayah Greater Idlib.

Ancaman Operasi di Idlib

Sebelumnya diberitakan, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan ancamannya kepada militer Suriah.

Erdogan mengancam akan mempercepat operasi militer di wilayah tersebut.

Operasi tersebut rencananya akan dilakukan pada akhir bulan Februari jika Damaskus gagal mundur di belakang posisi militer Turki.

"Operasi di Idlib sudah dekat," kata Erdogan kepada legislator partainya di Parlemen, Rabu (19/2/2020).

"Kami menghitung mundur, kami membuat peringatan terakhir kami," tambah Erdogan yang dikutip dari Al Jazeera.

Baca: Tentara Suriah Hentikan Patroli Militer Amerika Serikat, Menyuruh Mereka Putar Balik

Presiden Turki, Erdogan, menyebutkan pembunuhan terhadap Jamal Kashoggi sudah direncanakan satu hari sebelumnya.
Presiden Turki, Erdogan, menyebutkan pembunuhan terhadap Jamal Kashoggi sudah direncanakan satu hari sebelumnya. (euronews.com)
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved