Selebriti Muda Jepang: Indonesia Itu Apaan ya?
Seorang wanita selebriti muda Jepang mengaku tidak tahu apa itu Indonesia.
"Ya syukurlah mas diberikan kepercayaan di rumah kaca Shinjuku Gyoen ini," ungkap Sumiyanto yang biasa dipanggil Sumi kepada Tribunnews.com, Kamis (20/2/2020).
Sumi yang beristrikan warga Jepang, Ayako, memiliki 2 anak (putera 12 tahun dan puteri 6 tahun).
“Awalnya memang berat untuk mengurus bunga Kiku (Chrysantinum) yang cukup sensitif, tidak mudah dipelihara karena harus tepat tanggal 1 November berkembang," ujar Sumiyanto.
Namun dengan belajar sendiri dan dibantu teman-teman seniornya, Sumi bisa berhasil memelihara dan mengembangkan bunga kiku hingga 2017 lalu dipindahkan ke rumah kaca hingga kini.
"Mungkin mereka melihat saya bisa menjaga, memelihara dan mengembangkan bunga Kiku dengan baik sehingga dipindahkan ke bagian rumah kaca sebagai pemimpin di sini," lanjutnya.
Di rumah kaca semakin berat tugasnya karena salah satunya harus menjaga dan memelihara tanaman langka zaman Meiji agar bisa tetap terpelihara dengan baik.
"Itu tumbuhan langka, dulu cuma ada lima pohon tapi kini berhasil saya tumbuh kembangkan menjadi banyak," kata Sumi.
Sumi memperlihatkan pohon langka tersebut dan Tribunnews.com melihat sudah ada lebih dari 50 tumbuhan langka yang tadinya hanya ada lima tumbuhan.
Latar belakang belajar gamelan kerawitan di ISI Solo, warga asal Klaten anak ke-7 dari 9 bersaudara itu mengakui senang dengan tumbuhan setelah datang ke Jepang.
"Seperti hobi saja saya suka dan kadang sambil kerja saya melantunkan lagu seolah bunyi gamelan berbunyi di telinga saya sambil bekerja membenahi tumbuhan dan pohon buah-buahan di sini," ujarnya.
Melihat itu pengunjung pun mengira hanya anak pemagang asing saja yang bekerja di rumah kaca itu.
Ternyata team leader rumah kaca tersebut yang dikontrak 5 tahun sudah diperpanjang dua kali selama ini.
Shinjuku Gyoen taman umum di Shinjuku Tokyo awal mulanya milik kekaisaran Jepang lalu diambil-alih negara. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kuis-ntv-jepang.jpg)