Sabtu, 30 Agustus 2025

Penembakan Massal di Pabrik Bir Milwaukee Menewaskan 6 Orang, Termasuk Tersangka

Penembakan massal menewaskan enam orang di kampus Molson Coors, Milwaukee, negara bagian Amerika Serikat (AS) pada Rabu (26/2/2020).

Kolase Tribunnews/RICK WOOD / MILWAUKEE JOURNAL SENTINEL
Penembakan Massal di Pabrik Bir Milwaukee Menewaskan 6 Orang, Termasuk Tersangka 

TRIBUNNEWS.COM - Penembakan massal menewaskan lima orang di Wisconsin, negara bagian Amerika Serikat (AS) pada Rabu (26/2/2020).

Dikutip dari Usa Today, pria bersenjata mengamuk di kampus Molson Coors di Milwaukee.

Diketahui, pria bersenjata itu tewas setelah melakukan bunuh diri.

Sehingga jumlah korban bertambah menjadi enam.

Awalnya, Milwaukee Journal Sentinel mengindikasi setidaknya tujuh orang telah tewas.

Tetapi, angka tersebut segera diklarifikasi.

Kampus Molson Coors
Kampus Molson Coors (Google Earth)

Baca: Pelaku Penembakan di Jerman Rasis dan Anti Islam, Anggap Turki dan Israel Pantas Dihancurkan

Tersangka Berusia 51 Tahun

Lebih jauh, tersangka penembakan massal adalah pria berusia 51 tahun.

Kepala Kepolisian Milwaukee Alfonso Morales membenarkan tewasnya pelaku akibat luka tembak yang fatal.

Terkait hal ini, CEO Molson Coors, Gavin Hattersley angkat bicara.

Ia menuturkan, tersangka penembakan adalah seorang karyawan pembuat bir yang masih aktif.

"Saya sangat atas kehilangan lima anggota keluarga kami dalam insiden tragis ini," kata Gavin melalui e-mail yang dikirimkan kepada karyawan.

"Tidak ada kata-kata (yang tepat) untuk mengungkapkan kesedihan mendalam atas apa yang kita rasakan saat ini," tambah Gavin.

Berdasar e-mail yang ia kirim, kantor akan ditutup dalam sisa minggu ini.

Ilustrasi bir.
Ilustrasi bir. (Metro)

Pabrik pembuatan bir yang merupakan lokasi kejadian juga akan ditutup sementara.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan