Kesepakatan Damai Diragukan Setelah Taliban Menyerang Pangkalan Militer Afghanistan
Kesepakatan damai antara Afghanistan dan Taliban diragukan, karena Taliban melakukan lebih dari satu lusin serangan ke pangkalan militer Afghanistan.
Untuk diketahui, pejabat kementerian pertahanan tidak menghitung korban di Logar.
Baca: Setelah Hampir 20 Tahun Perang, Donald Trump Mengumumkan Kesepakatan Damai AS-Taliban
Baca: Pejabat Keamanan Afghanistan Sebut Iran Pasok Rudal kepada Taliban
Gencatan Senjata
Gencatan senjata diberlakukan sejak 22 Februari 2020 kemarin.
Sementara itu, para ahli mengatakan gencatan senjata tidak mengejutkan.
Hal itu lantaran kedua belah pihak berusaha mengeksploitasi leverage yang mereka miliki untuk memaksa pihak lain.
"Tentu saja kekerasan akan meningkat, pasti akan terjadi," kata Vanda Felbab-Brown dari Brookings Institution.
Baca: 5 Momen Ini Pernah Terjadi di Hari Kabisat 29 Februari, Pangeran Harry Berhenti Tugas di Afghanistan
Baca: Kuwait, Bahrain, Afghanistan Laporkan Kasus Virus Corona Pertama, Total 35 Negara Terwabah Covid-19
Kesepakatan AS-Taliban
Kesepakatan antara Amerika Serikat-Taliban untuk berkomitmen membebaskan tahanan, sementara Kabul mengharuskan kedua belah pihak menentukan syarat pembebasan tawanan.
Dalam sebuah pernyataan, misi PBB di Afghanistan menyerukan, " Terus mengurangi kekerasan untuk mempertahankan dan meningkatkan lingkungan yang kondusif bagi dimulainya negosiasi intra-Afghanistan,".
Lebih jelas, sejak kesepakatan ditandatangani, Taliban secara terbuka mengklaim kemenangan atas Amerika Serikat.
Berdasar ketentuan dalam perjanjian tersebut, pasukan asing akan meninggalkan Afghanistan dalam waktu 14 bulan.
Penandatanganan Perjanjian
Penandatanganan kesepakatan damai diumumkan satu minggu setelah perjanjian Reduction in Violen (RIV).
Untuk diketahui, setidaknya 19 pasukan keamanan dan empat warga sipil meninggal dua dalam negosiasi yang berlangsung selama dua tahun.
Para analis menyebut tantangan dalam membangun perdamaian adalah pembicaraan intra-Afghanistan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kelompok-taliban-mengkaku-sebagai-dalang-penyerangan-intercontinental-hotel_20180121_193409.jpg)