Senin, 1 September 2025

Virus Corona

UPDATE Corona: Jumat 6 Maret 2020: Menginfeksi 86 Negara, 96.000 Kasus, dan 3.300 Meninggal

Sebanyak 3.310 orang meninggal, sedangkan 53.347 lainnya dinyatakan sembuh.Pemerintah Bali mengawasi 12 pasien yang diduga terinfeksi Covid-19.

Penulis: Ika Nur Cahyani
STRINGER / EPA
Kampanye inspeksi coronavirus di seluruh kota mengindikasikan peningkatan situasi di Wuhan. Itu terjadi ketika seorang dokter senior meninggal di kota di pusat wabah. 

TRIBUNNEWS.COM - Wabah virus corona atau Covid-19 semakin merebak dan menjangkiti negara-negara di dunia.

Pagi ini, Jumat (6/3/2020), sudah ada peningkatan 5 negara dari sehari sebelumnya.

Kemarin Kamis (5/3/2020), tercatat ada 81 negara di dunia yang terjangkit wabah mematikan ini.

Namun, penambahan itu menjadikan total negara terjangkit kini mencapai 86 negara.

Baca: Hindari Virus Corona Sampai Enggan Diajak Salaman dan Cipika-cipiki, Ashanty Kaget Dibilang Sombong

Baca: Viral di Iran Video Diduga Tumpukan Mayat Korban Virus Corona, Perekam Ditangkap Polisi

Hingga berita ini diturunkan, ada 96.938 kasus infeksi wabah menular ini.

Sebanyak 3.310 orang meninggal, sedangkan 53.347 lainnya dinyatakan sembuh.

Indonesia termasuk di antaranya, dan kasus pertama merupakan pasangan ibu dan anak dari Depok.

Sang ibu berusia 64 tahun sedangkan putrinya 31 tahun.

Keduanya diketahui sempat bertemu dan melakukan kontak dengan rekannya, seorang warga Jepang.

Kabar terakhir, pemerintah Bali mengawasi 12 pasien yang diduga terinfeksi virus Covid-19.

Mayoritas dari mereka adalah warga negara asing.

Baca: Takut Virus Corona, Wanita Ini Panggang Uang Rp 6 Juta di Microwave, Belum 1 Menit Uang Gosong

Baca: Sejumlah Perhelatan Musik Batal Karena Virus Corona, Konser Ayu Ting Ting Terus Jalani Persiapan

Wabah mematikan ini diduga berasal dari pasar hewan di Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Meskipun begitu, sejumlah ahli juga meyakini makanan populer berbahan kelelawar dan ular juga berpotensi menjadi penyebab kemunculannya.

Belakangan diketahui, jual beli dan konsumsi hewan liar sudah menjadi industri yang cukup besar di China.

Oleh karena itu kini pemerintah setempat berusaha menahan penyebaran masif Covid-19 dengan memberlakukan larangan jual beli hewan liar.

Baca: Virus Corona Bermutasi Menjadi 2 Jenis: 70% Pasien Terkena Virus yang Lebih Agresif dan Menular

Baca: Sejak Januari 2020 Hampir 500 Orang Telah Melapor ke Pos Pemantauan Corona RSPI Sulianti Saroso

Sementara itu, beberapa waktu lalu Organisasi Kesehatan Internasional (WHO), menilai penyebaran Covid-19 di luar China lebih masif.

Pernyataan ini sesuai dengan fakta bahwa Korea Selatan, Italia, Iran, dan Diamond Princess menduduki kasus terbanyak di dunia.

Bahkan Italia dan Iran disebut menjadi pusat penyebaran wabah di Benua Eropa dan Timur Tengah.

Korea Selatan, juga menjadi peringkat kedua infeksi terbanyak terlebih di luar China.

Kendati demikian, WHO mengimbau masyarakat agar tidak panik.

Pada konferensi pers beberapa waktu lalu, Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa stigma yang beredar terkait Covid-19 lebih berbahaya dibanding wabah itu sendiri.

Selain itu, masyarakat diharapkan tidak panik dalam membeli masker karena masker tidak perlu digunakan oleh orang yang sehat.

Belum ada vaksin khusus wabah ini, dan sejumlah peneliti di dunia tengah mengembangkannya.

Perlindungan paling dasar untuk menghindari infeksi Covid-19 adalah, menjaga kebersihan dan rutin mencuci tangan sehingga terhindari dari virus.

Berikut perkembangan terkini, sejumlah negara yang terinfeksi wabah corona, dilansir thewuhanvirus:

Daratan China

Kasus: 80430

Kasus Aktif: 25372

Kematian: 3013

Korea Selatan

Kasus: 6088

Kasus Aktif: 6007

Kematian: 40

Iran

Kasus: 3513

Kasus Aktif: 2854

Kematian: 107

Italia

Kasus: 3089

Kasus Aktif: 2706

Kematian: 107

Diamond Princess

Kasus: 698

Kasus Aktif: 592

Kematian: 6

Jerman

Kasus: 444

Kasus Aktif: 428

Kematian: 0

Jepang

Kasus: 361

Kasus Aktif: 345

Kematian: 6

Perancis

Kasus: 377

Kasus Aktif: 359

Kematian: 6

Spanyol

Kasus: 259

Kasus Aktif: 240

Kematian: 3

Amerika Serikat

Kasus: 163

Kasus Aktif: 143

Kematian: 11

Singapura

Kasus: 117

Kasus Aktif: 36

Kematian: 0

Hong Kong

Kasus: 105

Kasus Aktif: 66

Kematian: 2

Swiss

Kasus: 114

Kasus Aktif : 111

Kematian: 1

Inggris

Kasus: 90

Kasus Aktif: 82

Kematian: 0

Norwegia

Kasus Aktif: 72

Kematian: 0

Swedia

Kasus: 60

Kasus Aktif: 59

Kematian: 0

Kuwait

Kasus Aktif: 58

Kematian: 0

Bahrain

Kasus Aktif: 55

Kematian: 0

Malaysia

Kasus: 55

Kasus Aktif: 33

Kematian: 0

Australia

Kasus: 52

Kasus Aktif: 29

Kematian: 2

Belgia

Kasus: 50

Kasus Aktif: 49

Kematian: 0

Thailand

Kasus: 47

Kasus Aktif: 16

Kematian: 1

Taiwan

Kasus: 42

Kasus Aktif: 29

Kematian: 1

Belanda

Kasus Aktif: 82

Kematian: 0

Austria

Kasus Aktif: 37

Kematian: 0

Kanada

Kasus: 35

Kasus Aktif: 28

Kematian: 0

Irak

Kasus: 35

Kasus Aktif: 33

Kematian: 1

Iceland

Kasus: 34

Kasus Aktif: 33

Kematian: 0

Yunani

Kasus Aktif: 31

Kematian: 0

India

Kasus: 30

Kasus Aktif: 27

Kematian: 0

Uni Emirat Arab

Kasus: 28

Kasus Aktif: 23

Kematian: 0

Algeria

Kasus Aktif: 17

Kematian: 0

San Marino

Kasus: 21

Kasus Aktif: 20

Kematian: 1

Vietnam

Kasus: 16

Kasus Aktif: 0

Kematian: 0

Denmark

Kasus Aktif: 15

Kematian: 0

Israel

Kasus: 15

Kasus Aktif: 14

Kematian: 0

Lebanon

Kasus: 16

Kasus Aktif: 16

Kematian: 0

Oman

Kasus: 15

Kasus Aktif: 13

Kematian: 0

Finlandia

Kasus: 12

Kasus Aktif: 11

Kematian: 0

Kroasia

Kasus Aktif: 10

Kematian: 0

Ekuador

Kasus Aktif: 10

Kematian: 0

Makau

Kasus: 10

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Republik Czech

Kasus Aktif: 12

Kematian: 0

Portugal

Kasus Aktif: 8

Kematian: 0

Qatar

Kasus Aktif: 8

Kematian: 0

Azerbaijan

Kasus Aktif: 6

Kematian: 0

Belarus

Kasus Aktif: 6

Kematian: 0

Irlandia

Kasus Aktif: 6

Kematian: 0

Meksiko

Kasus: 6

Kasus Aktif: 5

Kematian: 0

Romania

Kasus: 6

Kasus Aktif: 5

Kematian: 0

Pakistan

Kasus Aktif: 5

Kematian: 0

Georgia

Kasus Aktif: 4

Kematian: 0

Palestina

Kasus Aktif: 4

Kematian: 0

Rusia

Kasus: 4

Kasus Aktif: 2

Kematian: 0

Brazil

Kasus Aktif: 3

Kematian: 0

Chili

Kasus Aktif: 3

Kematian: 0

Mesir

Kasus: 3

Kasus Aktif: 2

Kematian: 0

Estonia

Kasus Aktif: 3

Kematian: 0

Selandia Baru

Kasus Aktif: 3

Kematian: 0

Filipina

Kasus: 3

Kematian: 1

Bosnia dan Herzegovina

Kasus Aktif: 2

Kematian: 0

Hungaria

Kasus Aktif: 2

Kematian: 0

Indonesia

Kasus Aktif: 2

Kematian: 0

Morocco

Kasus Aktif: 2

Kematian: 0

Arab Saudi

Kasus Aktif: 5

Kematian: 0

Senegal

Kasus Aktif: 2

Kematian: 0

Afghanistan

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Andorra

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Argentina

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Armenia

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Kamboja

Kasus: 1

Kematian: 0

Republik Dominian

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Yordania

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Latvia

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Lithuania

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Monaco

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Nepal

Kasus: 1

Kematian: 0

Nigeria

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Macedonia Utara

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Polandia

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Afrika Selatan

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Sri Lanka

Kasus: 1

Kematian: 0

Tunisia

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

Ukraina

Kasus Aktif: 1

Kematian: 0

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan