Virus Corona
Belum Lama Diterapkan Lockdown, Johor Cari Solusi Buka Perbatasan Malaysia - Singapura
Ia berharap pemerintah mempertimbangkan kepentingan warga Malaysia yang bekerja di Singapura
Pada Selasa kemarin, Hasni mengumumkan bahwa PM Muhyiddin Yassin telah menyetujui pembentukan komite yang akan membahas rencana mitigasi untuk pergerakan orang dan barang antara Malaysia dan Singapura.
Komite tersebut akan diketuai bersama oleh Hasni, Menteri Pertahanan Ismail Sabri Yaacob serta seorang wakil dari Kabinet Singapura.
Sementara itu pada Senin malam, Muhyiddin telah mengumumkan sistem penguncian (lockdown) yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Ia memerintahkan untuk menutup semua layanan dan kegiatan yang tidak penting di seluruh Malaysia dalam upaya mengatasi situasi virus corona yang kian memburuk di negara itu.
Pengganti Mahathir Mohamad ini kemudian menekankan bahwa pemerintah akan memberlakukan sistem lockdown mulai 18 hingga 31 Maret sebagai bagian dari langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus corona.
Baca: Bupati Gowa Minta Acara Ijtima Asia 2020 Dilaksanakan Hanya 1 Hari
Sistem ini melarang warga Malaysia agar tidak bepergian ke luar negeri.
Karena dapat menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga Malaysia yang setiap hari pulang-pergi ke Singapura untuk bekerja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/alu-lintas-di-jalan-raya-k.jpg)