Olimpiade 2020

BREAKING NEWS: Obor Olimpiade 2020 Tiba di Jepang

Sebuah pesawat angkut khusus yang membawa obor Olimpiade Tokyo dari Yunani mendarat pada pukul 09.30 pagi waktu Jepang, Jumat (20/3/2020).

BREAKING NEWS: Obor Olimpiade 2020 Tiba di Jepang
Foto TV Olimpic/Richard Susilo
Api Olimpiade yang dibawa dari Yunani dalam lentera khusus berlapis emas. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah pesawat angkut khusus yang membawa obor Olimpiade Tokyo dari Yunani mendarat pada pukul 09.30 pagi waktu Jepang, Jumat (20/3/2020) di Pangkalan Udara Matsushima Pasukan Bela Diri (SDF) di Perfektur Miyagi.

"Upacara penyambutan sederhana dilakukan untuk kedatangan obor tak lama setelah jam 11 pagi waktu Jepang ini," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (20/3/2020).

Sebuah pesawat angkut khusus yang membawa obor berangkat dari Athena pada malam waktu Jepang, Kamis (19/3/2020) sekitar satu setengah jam lebih awal dari yang direncanakan semula karena angin kencang, dan jam 09.30 pagi ini mendarat di Miyagi.

Penyerahan Obor Olimpiade dari IOC ke penyelenggara Olimpiade ke Jepang, Kamis (19/3/2020) di Yunani.
Penyerahan Obor Olimpiade dari IOC ke penyelenggara Olimpiade ke Jepang, Kamis (19/3/2020) di Yunani. (Penyerahan TV Olimpiade/Koresponden Tribunnews, Richard Susilo)

Pada upacara tersebut, Judo Tadahiro Nomura dan Gulat Saori Yoshida menerima lentera yang menyala dari staf panitia dan obor dinyalakan pada tangkai khusus yang tersedia, tangkai yang akan dibawa lari mulai 26 Maret mendatang ke sekeliling Jepang, sebagai rencana.

Di udara tim penerbangan Angkatan Udara Bela Diri "Impuls Biru" menyambut kedatangan obor dengan membentuk asap lima simbol Olimpiade warna warni.

Baca: Rugi Besar Tas Mewahnya Dijual Raffi ke Andre Hanya Rp 300 Juta, Nagita Slavina Melongo: Buntung!

Baca: Hidayat Nur Wahid Minta Pemerintah Usut Tuntas TKA Ilegal di Kendari

Obor dibawa oleh pesawat pengangkut khusus dirancang dengan motif bunga sakura yang sama dengan obor, dan berbentuk seperti potongan hanya bagian atas obor.

Tingginya sekitar 1,5 meter dan beratnya sekitar 200 kg, dan menggunakan gas LP sebagai bahan bakar.

Pasukan Blue Impulse latihan membentuk gambar Olimpiade di awan Miyagi, Kamis (19/3/2020).
Pasukan Blue Impulse latihan membentuk gambar Olimpiade di awan Miyagi, Kamis (19/3/2020). (NHK)

Sekitar 30 persen dari aluminium yang digunakan dalam bahan-bahan tersebut dibuat berasal dari daur ulang milik rakyat Jepang seperti ponsel bekas dan lainnya.

Terakhir kali, Olimpiade Tokyo 1964 dibawa ke Jepang dengan cara yang sangat berbeda.

Obor Olimpiade Tokyo sebelumnya dinyalakan di Yunani pada 21 Agustus dan terbang jauh dari Athena dengan transportasi khusus pada hari berikutnya.

Penyerahan Obor Olimpiade dari IOC ke penyelenggara Olimpiade ke Jepang, Kamis (19/3/2020) di Yunani.
Penyerahan Obor Olimpiade dari IOC ke penyelenggara Olimpiade ke Jepang, Kamis (19/3/2020) di Yunani. (Penyerahan TV Olimpiade/Koresponden Tribunnews, Richard Susilo)

Lalu dibawa dengan titik relai di 11 negara dan wilayah termasuk Turki, Lebanon, Iran, Pakistan, India, Burma pada waktu itu, Thailand, Malaysia, Filipina, Hong Kong dan Taiwan.

Setelah itu, dikirim ke Okinawa sebelum kembali pada 7 September 1964.

Baca: Video Anggota DPRD Blora Tolak Tes Kesehatan & Bentak Petugas: SOP Mana, Kita DPR Bukan Anak Gembala

Baca: Pemkot Bekasi Imbau Warga Tunda Resepsi Pernikahan untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Jadi tidak seperti sekarang, api olimpiade langsung dari Yunani ke Jepang dengan pesawat terbang.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved