PM Jepang Kecewa Ada yang Menentang Pengiriman Kapal SDF ke Timur Tengah

PM Jepang Shinzo Abe menyatakan kekecewaannya terhadap papan yang menuliskan Menentang Pengiriman Kapal Penghancur Takanami ke Timur Tengah.

PM Jepang Kecewa Ada yang Menentang Pengiriman Kapal SDF ke Timur Tengah
Foto Jiji
Para siswa Akademi Pertahanan Jepang bersorak ria melemparkan topinya ke atas setelah dinyatakan lulus, Minggu (22/3/2020). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyatakan kekecewaannya terhadap plang (papan) yang menuliskan Menentang Pengiriman Kapal Penghancur Takanami ke Timur Tengah saat peluncuran kapal tersebut beberapa waktu lalu.

Pernyataan ini disampaikan Shinzo Abe dalam upacara pelantikan kelulusan murid Akademi Pertahanan Jepang, Minggu (22/3/2020).

"Kegiatan pengumpulan informasi SDF (badan beladiri Jepang) di Timur Tengah sangatlah baik. Namun sayangnya pada kesempatan peluncuran kapal perusak Takanami menuju Timur Tengah ada plakat yang menyatakan bahwa itu adalah pelanggaran UUD Jepang," kata PM Shinzo Abe.

Baca: Doa Ganindra Bimo untuk Kesembuhan Andrea Dian Sang Istri yang Terinfeksi Covid-19

Baca: Ceritakan Kondisi saat Diisolasi, Artis Andrea Dian Minta agar Tenaga Medis Lebih Diperhatikan

Menurut Shinzo Abe, Jepang harus menciptakan lingkungan di mana anggota SDF dapat melakukan tugas mereka dengan rasa aman dan nyaman di saat misinya.

"Oleh karena itu kita perlu segera mengubah Pasal 9 UUD tersebut guna keamanan dan kenyamanan bekerja para anggota SDF," tambahnya.

PM Abe tidak menyinggung masalah nuklir dan rudal Korea Utara.

PM Jepang Shinzo Abe saat rapat koalisi darurat Selasa (10/3/2020) di kantor PM Jepang
PM Jepang Shinzo Abe saat rapat koalisi darurat Selasa (10/3/2020) di kantor PM Jepang (NHK)

Pada upacara kelulusan di Akademi Pertahanan Nasional di Kota Yokosuka, Prefektur Kanagawa, para keluarga murid tidak hadir untuk mencegah penyebaran coronavirus baru, dan perdana menteri meminta maaf.

"Kami sangat menyesal bahwa ini telah terjadi dan semoga tidak ada lagi hal serupa di masa depan," paparnya.

Mengenai kegiatan pencegahan epidemi SDF di kapal pesiar "Diamond Princess", PM Shinzo Abe merasa bangga kepada para anggota SDF yang membantu.

Baca: Ceritakan Kondisi saat Diisolasi, Artis Andrea Dian Minta agar Tenaga Medis Lebih Diperhatikan

Baca: Tunggu Lampu Hijau dari Menlu, Polri Siap Menempatkan Atase Kepolisian di KBRI Tokyo Jepang

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved