Virus Corona

Kasus Penipuan Memanfaatkan Pandemi Corona Mulai Marak di Jepang

Polisi dan petugas pemadam kebakaran mengingatkan kepada masyarakat Jepang agar selalu berhati-hati terhadap penipuan.

Kasus Penipuan Memanfaatkan Pandemi Corona Mulai Marak di Jepang
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Ilustrasi penipuan di Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Polisi dan petugas pemadam kebakaran Jepang mengingatkan kepada masyarakat Jepang agar selalu berhati-hati terhadap penipuan.

Sebab belakangan ini semakin banyak panggilan telepon palsu untuk mengambil keuntungan dari penyebaran virus corona baru dengan target khususnya lansia atau orang yang hidupnya sendiri.

"Beberapa calon korban telah menghubungi kepolisian melaporkan adanya telepon aneh," ungkap sumber Tribunnews.com dari kepolisian kepada Tribunnews.com, Selasa (24/3/2020).

Salah satunya tanggal 17 Maret lalu sekitar pukul 11.30 seorang wanita berusia 60-an di Kota Hakodate, ditelepon seorang pria yang menyebut dirinya sebagai seorang polisi.

"Ibu tidak memasang mesin rekaman di rumah? Banyak penipuan terjadi karena isu virus Corona. Apa boleh kami berkunjung ke sana untuk memeriksa telepon ibu?" kata lelaki tersebut.

Baca: Dilaporkan Warga, Dua WNA Asal Vietnam di Maluku Langsung Berstatus ODP Covid-19

Baca: Kisah Petugas Dinkes Sumut Berjuang Lakukan Tracing ODP Corona, Sulit Gali Informasi hingga Diancam

Sang wanita kemudian membalas panggilan telepon itu dan menanyakan, "Bapak Polisi ya?"

Mendengar kata-kata tersebut telepon langsung diputus oleh penelepon lelaki tersebut.

Tak lama kemudian muncul pula telepon akan memberikan masker gratis dari seorang lelaki.

"Saya memiliki masker dengan jumlah terbatas akan membagikan kepada warga. Prioritas kepada ibu. Ada berapa anggota keluarga ibu di sana? Kami akan berikan gratis," kata pria itu melalui sambungan telepon.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved