Virus Corona

Pihak Berwenang Dinilai Lambat Bertindak, Apakah Rusia Siap Menghadapi Covid-19?

Rusia dihadapkan dengan krisis pandemi Covid-19. Pihak berwenang disebut lambat bertindak sehingga infeksi dapat menyebar dengan cepat.

ERIN BOLLING / US ARMY / AFP
ILUSTRASI - Foto Angkatan Darat AS pada 8 Maret 2020 menunjukkan seorang karyawan USAMRIID (Institut Penelitian Medis Angkatan Darat Amerika Serikat) sedang melakukan penelitian terhadap virus coronavirus baru, COVID-19. 

TRIBUNNEWS.COM - Rusia dihadapkan dengan krisis pandemi Covid-19.

Pihak berwenang disebut lambat bertindak sehingga infeksi dapat menyebar dengan cepat.

Meski pun Rusia hampir tahan secara genetis terhadap perang, kelaparan dan ketidakstabilan politik, pandemi Covid-19 tampaknya sangat berbeda, kata Natalya Amelia.

Natalya Amelia merupakan penata rambut Rusia di Moskow.

Ibu dua anak ini (45) termasuk orang yang paling berisiko terkena infeksi Covid-19.

"Di Moskow, pihak berwenang berpura-pura bersiap, tetapi sejauh ini tidak ada yang berubah, kecuali rak-rak di toko," katanya kepada Al Jazeera.

"Orang-orang menyapu semuanya dari rak," terangnya.

Baca: Pakar Kritik Angka Infeksi Covid-19 Rusia Rendah

Baca: Ini Resep Jitu Presiden Vladimir Putin Redam Wabah Virus Corona di Rusia

Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun  pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. Wabah Virus Corona di Italia Makin Parah, Orang Berusia 80 ke Atas akan Dibiarkan Mati jika Kondisinya Kritis
Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. Wabah Virus Corona di Italia Makin Parah, Orang Berusia 80 ke Atas akan Dibiarkan Mati jika Kondisinya Kritis (ANDREAS SOLARO / AFP)

Covid-19 di Rusia

Hanya satu orang Rusia, wanita berusia 79 tahun di Moskow yang meninggal karena pneumonia akibat Covid-19.

Sementara, 438 orang telah didiagnosis dengan infeksi Covid-19 pada Senin (23/3/2020).

Halaman
1234
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved