Sabtu, 30 Agustus 2025

Virus Corona

Pihak Berwenang Dinilai Lambat Bertindak, Apakah Rusia Siap Menghadapi Covid-19?

Rusia dihadapkan dengan krisis pandemi Covid-19. Pihak berwenang disebut lambat bertindak sehingga infeksi dapat menyebar dengan cepat.

ERIN BOLLING / US ARMY / AFP
ILUSTRASI - Foto Angkatan Darat AS pada 8 Maret 2020 menunjukkan seorang karyawan USAMRIID (Institut Penelitian Medis Angkatan Darat Amerika Serikat) sedang melakukan penelitian terhadap virus coronavirus baru, COVID-19. 

Lebih lanjut, hingga Kamis (19/3/2020), Rusia, termasuk negara-negara yang dilanda pandemi tidak terkarantina.

Penulis fiksi Svetlana Volkava, penduduk St Petersburg, kota besar kedua di Rusia mengatakan, teman-temannya kembali dari Austria yang berbatasan dengan Italia.

Ketika tiba di bandara, mereka memiliki suhu tubuh yang cukup tinggi dan diperintahkan untuk melakukan karantina mandiri.

"Mereka menganggukkan kepala dan pulang," kata Volkova kepada Al Jazeera.

"Tidak ada yang menghentikan mereka," katanya.

Pengamat lain, mengatakan Rusia terlambat menyadari bahaya pandemi Covid-19.

"Di permukaan ya, di media sosial Rusia, kebanyakan mengabaikan virus dan tidak memahami bahayanya," ungkap sejarawan kelahiran Rusia, Nikolay Mitrokhin kepada Al Jazeera.

"Tetapi, kami memahami sekarang, bahwa orang Italia dan Jerman memiliki sikap yang sama," ungkapnya.

Lebih jauh, Rusia menutup perbatasannya pada Rabu (18/3/2020).

Pihak berwenang juga melarang pertemuan di luar ruangan, menutup sekolah dan tempat serta akses tempat wisata.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan