Virus Corona
Tak Ada Pemberitaan Soal Virus Corona di Korut?
Pemerintah Korea Utara melaporkan kepada WHO tanggal 13 Maret lalu, di negara itu tidak ada satu pun kasus Covid-19.
Editor:
Malvyandie Haryadi
Menurut berbagai laporan media, Korea Utara sejak akhir Januari sudah menutup hubungan lalu lintas di perbatasan ke Cina, baik lalu lintas manusia maupun lalu lintas barang. Hanya ada satu lintasan perbatasan yang masih terbuka, dengan aturan karantina yang sangat ketat.
Tidak berarti bahwa media pemerintah di Korea Utara tidak memberitakan tentang virus corona.
Bahkan sebaliknya, harian Rodong Sinmun dan kantor berita pemerintah KCNA sangat sering menurunkan berita tentang pandemi Covid-19. Tetapi yang kebanyakan diberitakan adalah gawatnya situasi di luar negeri, terutama di Korea Selatan.
Sabun jadi barang langka
Korea Utara memiliki sekitar 25 juta penduduk dengan sistem pelayanan kesehatan yang buruk, kata Jean H. Lee yang pernah bekerja sebagai koresponden di Korea Utara, terakhir kali tahun 2017. Dia sendiri beberapa kali berkunjung ke rumah sakit untuk melakukan investigasi.
”Penduduknya banyak yang mengalami kekurangan gizi kronis", dan sangat mudah diserang penyakit, katanya.
”Perlengkapan rumah sakit sangat tidak memadai, untuk menghadapi epidemi seluas ini," lanjut Jean H. Lee. Bahkan hal-hal yang paling sederhana pun sulit didapat.
”Salah satu langkah pencegahan terpenting adalah mencuci tangan dengan air bersih dan sabun. Padahal keduanya adalah barang langka di Korea Utara," pungkas Lee.