Rabu, 21 Januari 2026

Virus Corona

92 Pasien di Rumah Sakit Wilayah Tokyo Jepang Terinfeksi Covid-19

Pemerintah Metropolitan Tokyo mengumumkan, bahwa total 87 dokter dan pasien rawat inap terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Nakano Ekoda.

Editor: Dewi Agustina
Foto Mainichi
Rumah Sakit Nakano Ekoda di Tokyo, Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah rumah sakit di Tokyo diduga telah menyembunyikan orang yang terinfeksi virus Corona. Akibatnya 92 orang jadi korban terinfeksi Covid-19.

"Ada yang menyembunyikan penderita Corona di dalam rumah sakit, makanya jumlah pasien Corona meledak menjadi 92 oreang," ungkap sumber Tribunnews.com, Minggu (12/4/2020).

Pemerintah Metropolitan Tokyo mengumumkan, Minggu (12/4/2020) kemarin bahwa total 87 dokter dan pasien rawat inap terinfeksi virus corona di Rumah Sakit Nakano Ekoda di Nakano-ku, Tokyo.

Baca: 4 Perbedaan Disney World dan Universal Studios, dari Tema hingga Target Usia Pengunjung

Di Rumah sakit itu ditemukan telah terinfeksi lima pasien rawat inap bulan ini, namun kemudian langsung melonjak jadi 91 orang kemarin.

Pemerintah Metropolitan menganggap bahwa sangat mungkin terjadi cluster (populasi yang terinfeksi) akibat infeksi yang didapat di dalam rumah sakit, dan sedang melakukan investigasi bekerjasama dengan National Institute of Infectious Diseases dan pihak lainnya.

Menurut Pemda Tokyo, pada 1 April seorang dokter rumah sakit melaporkan ke pusat kesehatan bahwa ada "pasien dengan gejala demam."

Sekitar 130 bus raksasa Hato menganggur di pool akibat dampak penyebaran virus Corona, tidak ada kegiatan pengantaran pelayanan bus pariwisata di Jepang.
Sekitar 130 bus raksasa Hato menganggur di pool akibat dampak penyebaran virus Corona, tidak ada kegiatan pengantaran pelayanan bus pariwisata di Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Pemeriksaan mengungkapkan infeksi pada 5 pasien rawat inap pada tanggal 4 April.

Kemudian pemeriksaan dilakukan kepada sekitar 100 pasien rawat inap, dokter, perawat, dan staf rumah sakit memastikan 87 infeksi pada tanggal 12 April kemarin terinfeksi positif.

Pihak pemda sedang memeriksa apakah ada orang yang meninggal atau sakit parah.

Sebagian besar pasien rawat inap adalah lansia, dan sebagian besar orang yang terinfeksi masih di rumah sakit.

Baca: 366 WNI di Luar Negeri Positif Corona, 55 Sembuh dan 9 Meninggal, Berikut Daftarnya

Pemerintah Metropolitan telah melakukan inspeksi di tempat pada tanggal 7 April berdasarkan Hukum Medis, memeriksa rute infeksi dan penyebaran.

Menurut situs web rumah sakit, rumah sakit ini memiliki 173 tempat tidur dan ditunjuk sebagai lembaga medis darurat sekunder.

Dari 5 April setelah infeksi dikonfirmasi, rumah sakit telah berhenti menerima klinik rawat jalan dan mengunjungi pasien rawat inap.

Kepada pers pihak rumah skait mengatakan tidak dapat menjawab karena tidak adanya orang yang bertanggung jawab atas wawancara dengan pers.

Di Taito-ku, Tokyo, 94 pasien rawat inap dan 69 anggota staf terinfeksi dengan virus corona baru yaitu di rumah sakit Umum Eiju, dan 20 di antaranya meninggal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved