Sabtu, 2 Mei 2026

Virus Corona

Imbas Wabah Corona, Italia Bebaskan Sejumlah Bos Mafia dari Penjara

Italia membebaskan sejumlah bos mafia dari penjara dengan dalih mengurangi resiko infeksi Covid-19.

Tayang:
Penulis: Ika Nur Cahyani
Twitter Via Mirror
Enam Napi Tewas pada Kerusuhan Penjara Buntut Isolasi Besar-Besaran di Italia 

TRIBUNNEWS.COM - Italia membebaskan sejumlah bos mafia dari penjara dengan dalih mengurangi resiko infeksi Covid-19.

Surat kabar Italia, Il Fatto Quotidiano melaporkan bahwa beberapa bos mafia dilepaskan dari rumah tahanan berkaitan dengan usia mereka.

Pandemi Corona ini memang menjadi pukulan berat bagi Italia.

Sementara menurut data PBB pada 2017 lalu, sebanyak 29,4 persen populasi di negara ini adalah lansia di atas 60 tahun sebagaimana dikutip dari Fox News

Baca: Italia Mulai Dibuka Bertahap pada 4 Mei, Infeksi dan Kematian Corona Sudah Melambat

Baca: Imbas Lockdown di Italia, Ubur-ubur Tampak Berenang Bebas di Kanal Venesia

Di mana kelompok usia ini sangat rentan dengan Covid-19.

Salah satu bos mafia itu adalah Pasquale Zagaria yang berusia 60 tahun, dari klan Casalesi di Camorra.

Pada Sabtu lalu dia diizinkan meninggalkan penjara dan kembali ke Sadrinia.

Zagaria diketahui menderita kanker yang menurut dokter tidak bisa ditangani dengan baik bila berada di dalam penjara.

Hakim secara khusus mengutip kondisi kesehatan dan pandemi Corona sebagai alasan untuk Zagaria dibebaskan.

"Dia berisiko tertular," kata hakim.

Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun  pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. Wabah Virus Corona di Italia Makin Parah, Orang Berusia 80 ke Atas akan Dibiarkan Mati jika Kondisinya Kritis
Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. Wabah Virus Corona di Italia Makin Parah, Orang Berusia 80 ke Atas akan Dibiarkan Mati jika Kondisinya Kritis (ANDREAS SOLARO / AFP)

Dia mencatat bahwa rumah sakit terdekat, di Sassari, diubah menjadi pusat perawatan Covid-19 dan tidak dapat menyediakan perawatan yang diperlukan Zagaria.

Selain itu, kanker Zagaria membuatnya beresiko tinggi terjangkit Corona.

Pejara Italia terkenal karena kapasitasnya yang berlebihan atau terlalu padat.

Sehingga tempat-tempat semacam ini berpotensi menjadi pusat penularan virus yang masif.

Bahkan Maret lalu, saat awal kuncian berlangsung banyak protes keras yang dilakukan narapidana di dalamnya.

Sebelumnya, sejumlah tokoh-tokoh mafia besar di Italia juga sudah dibebaskan.

Diantaranya adalah Francesco Bonura, anggota terkemuka Cosa Nostra di Sisilia.

Bonura diizinkan meninggalkan rumah tetapi hanya karena alasan kesehatan.

Menurut sumber orang dalam, hakim Milan menjelaskan dalam keputusan panjang bahwa Bonura akan menghabiskan tahanan rumah di Palermo, rumah istrinya.

"Mengingat usia lanjut subjek dan adanya masalah kesehatan yang penting, dengan perhatian khusus pada patologi onkologis dan jantung, saat ini ada prasyarat untuk penangguhan opsional eksekusi hukuman," tulis hakim.

"Juga memperhitungkan darurat kesehatan saat ini dan risiko penularan terkait, tidak diragukan lagi lebih tinggi di lingkungan dengan kepadatan penduduk yang tinggi seperti penjara, yang mengekspos orang tua dengan penyakit sebelumnya yang serius dengan konsekuensi yang sangat serius," tambahnya.

Baca: Presiden Lazio Sebut akan Ada Kerugian Besar Jika Liga Italia Tidak Dilanjutkan

Baca: 7 Klub Serie A Tak Ingin Liga Italia Musim Ini Dilanjutkan

Sementara itu Raffaele Cutolo, pemimpin Nuova Camorra Organizzata sudah memohon pengadaan tahanan rumah kepada napi dengan kondisi usia dan kesehatan yang serupa.

La Repubblica melaporkan bahwa bos mafia berusia 70 tahun, Rocco Filippone telah dipindahkan ke tahanan rumah.

Putusan itu membuat marah banyak senator, yang kini meminta Komisi Anti-Mafia negara itu untuk memverifikasi putusan itu.

"Pertarungan melawan mafia adalah masalah serius," kata Menteri Kehakiman Italia, Alfonso Bonafede.

"Berbicara tentang hal itu secara dangkal, melemparkan tema penting ke dalam kehidupan sehari-hari, berbohong kepada warga mengatakan bahwa ada hukum (atau bahkan surat edaran) dari pemerintah ini yang mengharuskan hakim untuk melepaskan mafia, itu sangat serius," sambungnya.

Hingga kini, pembebasan para mafia ini masih menjadi pro kontra di Italia.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved