Virus Corona
Siap-siap Diingatkan Email Pemerintah Jepang Agar Tak Ke luar Rumah Mulai 1 Mei 2020
Hingga kini, informasi tentang bencana alam dan rudal balistik menjadi sasaran penggunaan email darurat tersebut.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Mulai besok 1 Mei 2020, semua pemegang ponsel di Jepang siap-siap untuk diingatkan pakai email darurat agar tetap berada di dalam rumah.
"Surat buletin darurat, juga disebut surat daerah, adalah layanan yang memberi tahu pengguna ponsel di daerah target sekaligus tentang peringatan cuaca dan informasi evakuasi yang dikeluarkan oleh pemerintah nasional atau lokal jika terjadi bencana atau hal darurat," ungkap sumber Tribunnews.com Kamis ini (30/4/2020).
Hingga kini, informasi tentang bencana alam dan rudal balistik menjadi sasaran penggunaan email darurat tersebut.
Tetapi perusahaan telepon seluler memutuskan untuk menambahkan permintaan untuk menyiarkan informasi menahan diri di rumah yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah berdasarkan undang-undang darurat khusus karena penyebaran infeksi virus coronavirus baru.
NTT Docomo, KDDI (au), SoftBank, dan Rakuten akan mulai memberlakukannya mulai besok Jumat (1/5/2020) pengiriman email darurat tersebut.
Tidak ada biaya untuk menerima email, dan itu dapat digunakan oleh pemerintah daerah maupun pusat untuk memanggil agar tidak keluar atau untuk memberi tahu perpanjangan periode deklarasi darurat.
Kemungkinan besar Deklarasi Darurat Jepang yang berakhir 6 Mei 2020 akan diperpanjang kembali, tambah sumber itu lagi.
Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/operator-ponsel-jepang-nih2.jpg)