Virus Corona

Golden Week di Jepang, Penumpang Shinkansen 15 Persen, Pesawat Udara Hanya 7 Persen

Menurut Pusat Informasi Lalu Lintas Jalan Jepang, sejauh ini belum ada kemacetan di jalan raya di berbagai tempat.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Sebuah stasiun JR Tsukuba Express yang tampak kosong, Sabtu (2/5/2020) jam 11 siang di tengah masa Golden Week di Jepang (sejak 29 April - 10 Mei 2020). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Penggunaan transportasi umum seperti kereta api cepat Shinkansen dan penerbangan udara ke beberapa daerah di Jepang dalam masa Golden Week, Sabtu (2/5/2020) tampak sangat sepi.

Seperti diketahui Golden Week (libur panjang) di Jepang berlangsung sejak 29 April - 10 Mei 2020 mendatang.

Menurut perusahaan JR (Japan Railways), Sabtu (2/5/2020) tingkat hunian kursi tanpa pagu di Shinkansen hanya sekitar 15 persen, dan banyak kereta api ekspres biasa hanya di bawah 10 persen.

Sumber Tribunnews.com mengatakan, selama liburan besar hingga tanggal 10 Mei, status pemesanan kursi yang dipesan di Shinkansen perusahaan JR tetap sekitar 5 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Keramaian turis di Bandara Haneda Tokyo saat memasuki Golden Week akhir April 2019.
Keramaian turis di Bandara Haneda Tokyo saat memasuki Golden Week akhir April 2019. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Sepinya transportasi darat juga seiring dengan penerbangan udara domestik.

Status reservasi hingga tanggal 6 Mei telah turun menjadi 5,5 persen pada ANA dan 9,5 persen pada Japan Airlines dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Rata-rata penerbangan hanya sekitar 7 persen dari keadaan normal.

Di sisi lain, menurut Pusat Informasi Lalu Lintas Jalan Jepang, sejauh ini belum ada kemacetan di jalan raya di berbagai tempat.

Baca: Pengakuan Mata-mata Rusia: Melakukan Kegiatan di Jepang untuk Kumpulkan Info Tentang China

Golden Week yang semula dikhawatirkan penuh kemacetan dan orang ke luar rumah, ternyata pemerintah berhasil meyakini masyarakat Jepang untuk tetap berada di dalam rumah.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved