Virus Corona
Kunci Utama Arab Saudi Longgarkan Lockdown, Lakukan Ragam Teknik Uji Virus
Arab Saudi melakukan ragam teknik pengujian virus. Hal ini menjadi alasan mengapa Arab Saudi melonggarkan lockdown selama Ramadan.
"Pada akhirnya akan melindungi daerah di sekitar mereka."
Evaluasi area dan wabah virus sedang terus dilakukan.
Al-Aly menambahkan, "Setiap kita merasa perlu meningkatkan tindakan pencegahan pada area tertentu atau pun menguranginya, semua akan bergantung pada hasil evaluasi tersebut."
Dari 1.344 kasus infeksi virus corona yang dicatat pada Jumat (1/5/2020), 17 persen di antaranya adalah warga Arab Saudi dan 83 persennya berasal dari kalangan ekspatriat.
Total kasus infeksi keseluruhan adalah sebanyak 24.097.
Al-Aly kemudian juga mengumumkan 392 kasus pemulihan dan kematian sejumlah 7 orang.
Kematian baru akibat Covid-19 di Arab Saudi terjadi pada pria Saudi dan enam ekspatriat dari Mekah dan Jeddah yang berusia antara 46 smpai 75 tahun.
Semuanya menderita penyakit kronis.
Al-Aly juga memperingatkan bagi yang rentan tertular virus serta berusia di atas 65 tahun dan memiliki penyakit kronis atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, harus berhati-hati, dan tidak disarankan keluar untuk berbelanja.
"Akan lebih baik jika mereka di rumah dan orang lain yang berbelanja untuk mereka," ujar Al-Aly.
Dia juga memperingatkan siapa pun yang berbelanja harus menjauhi daerah yang ramai dan meninggalkan toko yang penuh orang.
Selain itu, orang-orang juga diminta untuk menjaga jarak fisik setidaknya satu setengah meter antara satu sama lain, memakai masker, mencuci tangan, dan memastikan diri mereka terdisinfeksi ketika berada di luar.
Membayar barang belanja melalui pembayaran elektronik juga lebih disarankan untuk menghindari pembayaran bentuk tunai.
Serta, untuk tidak menyentuh wajah.
(KOMPAS.com/Miranti Kencana Wirawan)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Arab Saudi Buka Lockdown Perlahan, Sukses Uji Virus Corona Kunci Utamanya"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/virus-corona-di-arab-saudi.jpg)