Virus Corona

Profesor Jepang: Covid-19 Memang Sangat Menakutkan, Akhir Tahun Muncul Lagi

Yamanaka sensei juga mengingatkan kemungkinan saat ini kelihatan seolah-olah keadaan sudah membaik.

Richard Susilo
Prof. Shinya Yamanaka (57) peraih nobel kedokteran tahun 2012. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Prof. Shinya Yamanaka (57) peraih Nobel kedokteran tahun 2012 mengakui Covid-19 sangatlah menakutkan dan akan muncul lagi saat musim dingin akhir tahun kembali memasuki Jepang.

"Covid-19 bisa sampai dua tahun seperti saya baca laporan profesor universitas Harvard. Namun terpenting adalah vaksin kalau sudah ditemukan akan terbantu," papar Yamanaka dalam acara TV TBS siang ini (13/5/2020).

Mengapa dikatakan Yamanaka menakutkan?

"Kalau flu biasa itu gejala terlihat muncul, menular ke orang lain segera setelah pasien itu kelihatan gejala flunya. Tetapi kalau Covid itu, kita tidak tahu orang lain telah tertular dari kita padahal kita sendiri juga belum kelihatan gejalanya. Jadi saat kita sadar gejala kita muncul, orang lain juga sebenarnya sudah sejak lama tertular pula yang sebenarnya orang lain itu tertular dari kita. Itulah sebabnya sangat menakutkan karena tak tahu dan tak sadar bahwa kita sebenarnya telah terinfeksi Covid-19," jelasnya.

Lalu apa sebenarnya yang harus kita lakukan saat ini?

"Ya sebaiknya jauh-jauh dulu dengan orang lain terutama kalau berbicara. Lakukan antisipasi semaksimal mungkin saat bertemu dan berbicara dengan orang lain. Jadi sebaiknya ya kita di rumah saja saat ini walau pun mungkin pemerintah akan membatalkan deklarasi darurat dalam waktu dekat ini," jelasnya lagi.

Yamanaka sensei juga mengingatkan kemungkinan saat ini kelihatan seolah-olah keadaan sudah membaik.

"Mungkin saja kelihatan seolah kekuatan virus sudah melemah kepada kita, tetapi nanti akhir tahun saat mulai memasuki musim dingin lagi, virus ini akan menguat lagi, jadi harus sangat hati-hati selalu dan berjaga jarak dengan siapa pun saat ini sampai vaksin ditemukan," paparnya lagi.

Pemeriksaan tes PCR pun menurut Yamanaka akan semakin mudah karena ketersediaan sudah semakin banyak sehingga bisa menenangkan masyarakat terlebih dulu, mengetahui kepastian terinfeksi atau tidaknya dari Covid-19.

Hal itu berkat kerjasama pemerintah dengan semua lembaga medis negeri maupun swasta seperti yang pernah disarankan Yamanaka pula kepada PM Jepang Shinzo Abe agar memanfaatkan semua lembaga medis swasta juga sebagai tempat pengetesan PCR.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved