Virus Corona

Coba Diakali Subsidi 100.000 Yen Boleh Online, Satu Orang Jepang Ada Yang Aplikasi 15 Kali

Lebih dari 100 aplikasi telah digandakan di Amagasaki, Nishinomiya, Takarazuka, dan berbagai pemda lainnya diperfektur Hyogo.

Kobe Shimbun
Situasi kantor pemda Amagasaki 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Subsidi bagi per kepala di Jepang 100.000 yen, seorang warga Jepang ditemukan melakukan aplikasi sampai 15 kali.

"Aplikasi satu orang 15 kali alasannya karena lama tidak terima tanda terima di email tak tahu apakah sudah masuk atau belum aplikasinya. Jelas hal-hal seperti itu kami anggap bohong dan untuk mengakali pemerintah saja. Hal itu justru akan memperlambat aplikasi lewat online, daripada aplikasi lewat pos yang diterima," papar sumber Tribunnews.com di pemerintahan Jepang.

Lebih dari 100 aplikasi telah digandakan di Amagasaki, Nishinomiya, Takarazuka, dan berbagai pemda lainnya di Perfektur Hyogo.

Bahkan ada yang satu orang melakukan aplikasi sampai mendaftar 15 kali.

Karena mekanisme itu sendiri sulit dipahami, beberapa pemerintah daerah telah merekomendasikan agar mereka melamar melalui surat.

Pada tanggal 12 Mei ditemui 7575 aplikasi online yang diajukan ke Kota Amagasaki, Perfektur Hyogo.

Menurut seseorang yang bertanggung jawab atas kota itu, "Aplikasi yang tumpang tindih cenderung melebihi 100".

Jumlahnya melebihi 100 di Nishinomiya dan Takarazuka.

Dikatakan bahwa ada lusinan kasus di Kota Kobe, dan dalam beberapa kasus orang yang sama mengajukan tujuh kali.

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved