Kota Kakogawa Jepang Perlu Diacungi Jempol Atas Inisiatif Subsidi 100.000 Yen

Aplikasi subsidi secara tunai tidak hanya melalui surat, tetapi juga secara online melalui situs web Online yang dikelola oleh Kantor Kabinet.

Richard Susilo
Situs kota Kakogawa untuk aplikasi subsidi 100.000 yen dan bisa memonitor prosesnya. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Tidak sedikit kekacauan di online aplikasi subsidi 100.000 yen bagi per orang dari pemerintah Jepang, namun pertama kali pemda kota Kakogawa Perfektur Hyogo membuat sendiri onlinenya agar masyarakatnya tidak tersendat masalah komputer internet online yang terjadi saat ini bagi aplikasi uang subsidi tersebut.

"Pemda Kakogawa memang hebat mereka, pertama kali dengan inisiatif sendiri memberikan pelayanan kepada warganya untuk subsidi 100.000 yen supaya bisa cepat diterima rakyatnya," papar Kitagawa seorang ahli pemerintahan Jepang kepada Tribunnews.com Kamis ini (21/5/2020).

Aplikasi subsidi secara tunai tidak hanya melalui surat, tetapi juga secara online melalui situs web Online yang dikelola oleh Kantor Kabinet.

Namun dari penyelidikan dilakukan satu demi satu ternyata ada banyak orang yang secara keliru mengajukan permohonan ganda, dan ini menimbulkan beban berat pada pekerjaan klerikal.

Untuk alasan itu Kota Kakogawa, Perfektur Hyogo, membuat situs asli di halaman utama kota yang memungkinkan pengguna untuk memeriksa status pemrosesan prosedur mereka sendiri, dan mulai beroperasi dari tanggal 20 Mei kemarin.

Di situs tersebut apabila kita memasukkan "nomor tanda terima" yang dikeluarkan saat mendaftar secara online, kita dapat memeriksa tanggal penerimaan, status pemeriksaan, dan tanggal pembayaran manfaat yang telah dijadwalkan.

"Masyarakat snagat jelas dan tahu kapan uangnya akan diterima di akun banknya."

Juga, formulir aplikasi untuk prosedur pengiriman, yang akan dikirim pada tanggal 27 Mei 2020 memiliki "nomor referensi" yang dapat dikonfirmasi dengan cara yang sama lewat online.

Menurut Kakogawa City, ini adalah inisiatif pertama di Jepang, ungkap Kohei Ueda, Penasihat Departemen Perencanaan.

"Bukan hanya kecemasan warga, tetapi beban staf untuk menanganinya dapat sangat berkurang, dengan cara online begini," lanjutnya.

Memang patut diacungi jempol pemda Kakogawa yang berinisiatif membuat online sistim sendiri dengan proses lengkap dapat dimonitor warganya saat ini.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved