Breaking News:

Virus Corona

60 Persen Kasus Baru Terinfeksi Covid-19 di Jepang Paling Banyak dari Klaster Hiburan Malam

Kemarin malam Gubernur Yuriko Keiko masih mengingatkan warga agar tidak mengunjungi Kabukicho khususnya ke klub hosto.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Data warga yang terinfeksi virus corona di Tokyo per 8 Juni 2020 sebanyak 5.397 orang, Senin (8/6/2020) bertambah 13 orang di mana 6 orang dari dunia malam. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Gubernur Tokyo, Yuriko Koike berulang kali dengan tegas mengungkapkan jumlah warga yang terinfeksi virus corona lebih dari separuhnya dari dunia malam di Kabukicho seperti klub Hosto (pria melayani tamu wanita).

"Memang benar lebih dari 50 persen atau sekitar 60 persen terinfeksi baru yang ada sekarang umumnya dari dunia malam seperti klub hosto atau klub malam lainnya," ungkap sumber Tribunnews.com, Selasa (9/6/2020).

Dulu sebelum ada deklarasi darurat nasional, diakuinya sulit mengetahui rute penyebaran infeksi penyakit menular itu.

Karaoke dan hiburan malam di Kabukicho Shinjuku Tokyo Jepang.
Karaoke dan hiburan malam di Kabukicho Shinjuku Tokyo Jepang. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

"Namun setelah ada deklarasi darurat kami punya hak untuk memaksa klub malam tersebut menyebutkan rute tamu siapa saja yang datang pada malam itu kepada yang terinfeksi. Dari sana ketahuan kalau memang lebih dari separuh atau sekitar 60 persen terinfeksi baru umumnya dari kunjungan di klub malam atau hiburan malam di Kabukicho dan tempat hiburan malam lain," tambahnya.

Sampai saat ini Gubernur Tokyo mengimbau agar warga tidak ke tempat hiburan malam.

Bahkan kemarin malam Gubernur Yuriko Keiko masih mengingatkan warga agar tidak mengunjungi Kabukicho khususnya ke klub hosto.

Baca: Bukan Cristiano Ronaldo, Mantan Dokter Real Madrid Justru Kagumi si Kaki Kaca

Baca: Disindir Punya Banyak Mobil Tapi Keluhkan Listrik Rp 17 Juta, Nagita Slavina: Bukan Gak Bisa Bayar

Sementara Menteri Revitalisasi Ekonomi yang juga bertanggungjawab kepada penanggulangan pandemi Covid-19, Yasutoshi Nishimura mengoreksi bahwa warga yang terinfeksi itu bukan hanya karena dari Kabukicho Shinjuku Tokyo saja, tetapi dari berbagai klub malam yang ada di Jepang.

"Oleh karena itu hindarilah tempat hiburan malam seperti itu," kata dia.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved