Breaking News:

Kantor Imigrasi Jepang Dapat Ancaman Akan Diledakkan

Ancaman yang cukup berani dan menakutkan itu segera dilaporkan ke pihak kepolisian Metropolitan Tokyo yang segera mengerahkan pasukan penjinak bom

Richard Susilo
Kantor imigrasi di Shinagawa Tokyo Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kantor Imigrasi Jepang yang ada di Shinagawa Tokyo Jepang mendapat ancaman email akan diledakkan seseorang hari ini jam 3:30 sore waktu Jepang.

"Kita libur seharian hari ini. Besok Senin masih belum tahu, masih melakukan koordinasi kuat dengan pihak kepolisian dan satuan penjinak bom," papar sumber Tribunnews.com Jumat ini (12/6/2020).

Menurut Biro Imigrasi, sesuai dengan alamat e-mail untuk pertanyaan mengenai prosedur residensi pada pagi hari tanggal 10 Juni lalu menerima email dari seseorang yang tak dikenal.

"Saya akan meledakkan Biro Imigrasi pukul 3:30 sore pada tanggal 12 Juni 2020. Jika ledakan gagal, kami akan melukai staf dengan pisau," tulis email ancaman tersebut.

Ancaman yang cukup berani dan menakutkan itu segera dilaporkan ke pihak kepolisian Metropolitan Tokyo yang segera mengerahkan pasukan penjinak bom ke kantor imigrasi Jepang mencari bom tersebut.

Polisi terus berjaga-jaga seharian ini dan masih terus melakukan penyelidikan seksama.

Untuk alasan tersebut Biro Imigrasi memutuskan untuk berkonsultasi dengan Departemen Kepolisian Metropolitan dan untuk menunda operasi Biro Imigrasi Tokyo di Minato-ku, Tokyo sepanjang hari pada tanggal 12 Juni ini.

Masih belum diketahui apakah akan membuka normal kembali minmggu depan Senin 15 Juni 2020.

Kerjasama dengan berbagai instansi terkait segera dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan mendatang.

Akibat kasus ini proses pengurusan imigrasi diperkirakan akan semakin melambat seiring dengan berbagai antisipasi yang harus dilakukan pihak imigrasi atas ancaman tersebut.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved