Breaking News:

Media Korea Utara Ejek Korea Selatan setelah Kim Yo Jong Kritik Hubungan Korea Selatan-AS

Korea Utara menyebut sikap Korea Selatan seperti 'anjing kampung' dalam sebuah berita dari media pemerintah Korut.

Yonhap via Korea Herald / AFP
Kepulan asap dari ledakan kantor penghubung antar-Korea di Kaesong (kiri) dan Kim Yo Jong (kanan) - Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong, mengancam Korea Selatan. Pada Selasa (16/6/2020), Korea Utara meledakkan kantor penghubung antar-Korea di Kaesong. 

TRIBUNNEWS.COM - Korea Utara menyebut sikap Korea Selatan seperti 'anjing kampung' dalam sebuah berita dari media pemerintah Korut.

Sembari mengejek Korea Selatan, laporan itu bercerita tentang keputusan rezim untuk meledakkan kantor komunikasi antar Korea.

Sontak sebutan ini semakin meningkatkan ketegangan antar Korea Selatan dan Korea Utara.

Dikutip dari The Guardian, sebuah komentar dari media pemerintah Korut, KCNA menyinggung Kementerian Pertahanan Korea Selatan. 

Media itu menyebut kementerian hanya membual, menggertak, dan memicu suasana konfrontatif.

Media tersebut juga mengatakan pemboman pada kantor komunikasi antar Korea adalah awal dari 'bencana' dalam hubungan Korut-Korsel.

Baca: Lebih Vokal Ancam Korea Selatan, Kim Yo Jong Diyakini Ingin Perkuat Posisi dan Pencapaian

Baca: 3 Hari Setelah Adik Kim Jong Un Ancam Korsel, Korut Ledakkan Kantor Penghubung di Kaesong

Kim Yo Jong, adik perempuan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un menghadiri sebuah acara di Ho Chi Minh Mausoleum, Hanoi, 2 Maret 2019.
Kim Yo Jong, adik perempuan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un menghadiri sebuah acara di Ho Chi Minh Mausoleum, Hanoi, 2 Maret 2019. (AFP/POOL/JORGE SILVA)

Sejalan dengan komentar pedas media Korea Utara, Kim Yo Jong juga terus melancarkan serangan verbal kepada Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in.

Adik Kim Jong Un ini mengatakan bahwa Kesepakatan Korea telah gagal karena Presiden Moon berafiliasi dengan AS.

"(Presiden Moon) telah menempatkan lehernya dalam jerat pro-AS," kata Kim Yo Jong.

Serangan dalam kata-kata itu terjadi di saat Pyongyang berjanji akan mengirim tentara ke daerah perbatasan Korea Selatan.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved