Breaking News:

Virus Corona

Gelar Resepsi Mewah di Tengah Pandemi, Esoknya Pengantin Pria Meninggal dan 30 Tamu Positif Corona

Seorang pengantin pria di India meninggal sehari setelah acara pernikahannya.

dok Kompas.com
Ilustrasi pernikahan 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pengantin pria di India meninggal sehari setelah acara pernikahannya.

Keputusan untuk tetap menyelenggarakan acara dengan banyak undangan juga mengakibatkan lebih dari 30 tamu positif Covid-19.

Alhasil insiden ini mengundang kepanikan bagi warga desa setempat, sebagaimana dilaporkan Gulf News

Baca: Video Viral Perkelahian Tentara India vs China, Adu Jotos di Salju dan Debat dengan Nada Tinggi

Baca: Pengantin Pria di India Meninggal Sehari setelah Hari Pernikahan, 30 Tamu Undangan Positif Covid-19

Ilustrasi pernikahan di India.
Ilustrasi pernikahan di India. (Flickr: Andy Smith via globalcitizen.org)

Kini semua penduduk desa yang telah menghadiri pesta pernikahan hanya bisa harap-harap cemas.

Sementara pengantin pria sudah meninggal pada 17 Juni silam.

Pengantin pria itu berasal dari sebuah desa di Distrik Patna dan bekerja di Gurgaon.

Pada 15 Juni lalu, dia datang dari Gurgaon dengan kendaraan pribadi dan langsung menuju tempat pernikahan di Naubatpur.

Pesta Berlangsung Besar-besaran

Penduduk desa mengatakan mempelai pria itu sudah jatuh sakit ketika ritual pernikahan dilangsungkan.

Namun hari pernikahan itu berakhir lancar dan kedua mempelai pulang ke rumah pada keesokan paginya.

Malam setelah pernikahan, pesta akbar digelar untuk para tamu.

Banyak penduduk desa setempat yang menghadiri pesta makan malam itu.

Namun keesokan harinya, kondisi mempelai pria itu memburuk hingga dilarikan ke rumah sakit pemerintah setempat.

Bukannya membaik, kondisi pria ini justru malah tambah memburuk.

Akhirnya dia dipindahkan lagi ke Institut Ilmu Kedokteran India di Patna.

Nahasnya, mempelai pria ini pingsan tepat ketika kendaraan yang mengantarnya sampai di gerbang rumah sakit.

Mempelai Pria Tidak Dites Covid-19

Setelah kematiannya, keluarga mempelai pria ini langsung membawa jenazah dan mengkremasinya.

Keluarga tidak memberi tahu otoritas kesehatan maupun melakukan tes Covid-19 untuk pria malang ini.

Di sisi lain, beberapa warga desa melaporkan insiden ini kepada otoritas setempat dan menceritakan kronologi kematian pengantin pria.

Mereka juga memberi tahu bahwa mempelai pria datang dari Gurgaon di Haryana, salah satu negara bagian India yang terinfeksi Covid-19 cukup parah.

Satu tim dari Departemen Kesehatan negara bagian segera bergegas ke desa itu dan mengumpulkan sampel dari 125 penduduk desa yang menghadiri pesta pernikahan.

Sebanyak 15 dari 125 sampel itu positif Covid-19.

Otoritas Lokal Melakukan Pemantauan Ketat

Pada 20 Juni lalu, otoritas kesehatan mengumpulkan 81 lebih sampel dari penduduk yang terdampak.

Hasilnya ditemukan 16 orang yang positif corona.

"Mayoritas orang yang dites positif COVID-19 adalah mereka yang menghadiri pesta pernikahan," kata pejabat kesehatan, Dr Ramanujam pada Rabu.

Dia mengatakan saat ini pemerintah tengah melakukan pemantauan secara ketat.

Meningkatkan kasus infeksi dalam satu bulan terakhir ini membuat khawatir pemerintah India.

Dalam beberapa hari terakhir, lebih dari selusin dokter, tenaga kesehatan, polisi, dan politisi dinyatakan positif Covid-19.

Ilustrasi pekerja di India.
Ilustrasi pekerja di India. (PTI via timesnownews.com)

Baca: Daftar 20 Negara Kasus Corona Tertinggi, Amerika Serikat Urutan Pertama, India Melampaui Spanyol

Baca: Jalan Panjang Militer India dan China Sepakat Akhiri Ketegangan di Perbatasan

Catatan terbaru Departemen Kesehatan negara bagian pada Rabu (24/6/2020), virus corona telah membunuh 55 orang dan menginfeksi 8.180 orang di Bihar.

Dari jumlah total kasus positif, 5.174 adalah pekerja migran yang kembali ke rumah dari tempat kerja mereka di negara bagian lain.

Pemerintah negara bagian telah menutup 13.000 pusat karantina yang tersebar di seluruh negara bagian.

Orang-orang yang datang memasuki negara bagian disarankan untuk mengisolasi diri di rumah kecuali memiliki komplikasi serius.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved