Breaking News:

Koi-Ikkoku Antara Iga dan Koga Ninja Jepang Terpecah Gara-gara Pengkhianatan

Iga dan Koga sangat dekat, dan mereka telah terintegrasi, harmonis satu sama lain, sehingga mereka sering disebut Koi-Ikkoku.

Istimewa
Diorama markas Ninja Iga di museum ninja Perfektur Mie. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Ketika berbicara yang berhubungan dengan ninja, khususnya mengenai dua klan besar, Iga dan Koga, umumnya muncul citra bertentangan, tetapi apa yang sebenarnya terjadi?

"Dua klan tersebut sangat baik bekerjasama satu sama lain. Namun perang membuatnya sempat terpisah dan tegang di masa lalu," papar Jinichi Kawakami, ninja terakhir di Jepang kepada Tribunnews.com baru-baru ini.

Ya, Iga dan Koga sangat dekat, dan mereka tampaknya telah terintegrasi, harmonis satu sama lain, sehingga mereka sering disebut Koi-Ikkoku, atau Koga-Iga yang menjadi satu "negara".

Mereka saling membantu ketika salah satu dari mereka benar-benar diserang.

Kekuasaan raja Nobunaga Oda adalah alasan mengapa citra konflik menjadi kuat.

Ketika Nobunaga Oda menyerang markas Iga, dua kali di tahun 1581 dengan kekuatan sekitar 30.000 tentara, Koga berada di bawah kendali keluarga Oda.

Tiga Ninja di Perfektur Mie sedang bertarung.
Tiga Ninja di Perfektur Mie sedang bertarung. (Istimewa)

Akibatnya klan Koga terpaksa harus bertarung dengan klan Iga.

Di sanalah mulai terjadi citra konflik antara keduanya menjadi sangat kuat.

Saat penyerangan pertama, pasukan Oda yang puluhan ribu itu sempat kocar kacir bahkan sempat terjadi pembunuhan antar sesama tentara karena gelap dan dikacaukan oleh strategi Ninja Iga.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved