Breaking News:

Bandara Haneda Dimanfaatkan untuk Pertemuan Bisnis dan Mengaktifkan Pengusaha Jepang

"Haneda Innovation City," adalah fasilitas kompleks berskala besar yang menampung aula dan fasilitas wisata.

Foto NHK
Lokasi bekas landasan Bandara Haneda dipakai untuk tempat pertemuan bisnis para pengusaha Jepang, Jumat (3/7/2020). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Gedung Bandara Haneda yang kosong kini digunakan sebagai tempat pertemuan bisnis, bahkan sempat menjadi lokasi perayaan perkawinan dan lainnya sehingga ada pemasukan uang bagi pengelola lokasi tersebut.

Sebuah fasilitas kompleks besar yang sedang dikembangkan di lokasi bekas landasan pacu di Bandara Haneda sebagian dibuka pada tanggal 3 Juli ini, dan organisasi serikat kredit nasional segera mendukung perusahaan bisnis yang terpengaruh oleh virus corona.

"Haneda Innovation City," yang dikembangkan bersama oleh Ota-ku Tokyo dan perusahaan konstruksi besar, adalah fasilitas kompleks berskala besar yang menampung aula dan fasilitas wisata, serta terbuka sebagai basis untuk meneliti teknologi canggih seperti mobil.

Daerah karantina Bandara Haneda Jepang.
Daerah karantina Bandara Haneda Jepang. (Richard Susilo)

Di fasilitas itu, pengelola menciptakan ruang di mana organisasi serikat kredit di Jepang dapat menanggapi konsultasi manajemen dengan mitra bisnis dan mengadakan pertemuan bisnis.

"Pada tanggal 3 Juli ini, untuk mendukung perusahaan yang terkena dampak virus coronau, kami mengundang seseorang yang bertanggung jawab dari department store besar untuk mengadakan pertemuan bisnis online dan sebuah perusahaan di Perfektur Nara bergerak di bidang sabun bebas zat tambahan yang dibuat dengan cypress yang ditanam secara lokal," ungkap sumber Tribunnews.com, Jumat (3/7/2020).

"Sangat membantu untuk dapat melakukan pembicaraan bisnis dengan perusahaan di Tokyo saat berada di daerah pedesaan," kata  Azusa Matsumoto, presiden perusahaan.

Baca: Himitsu Moji dan Kata Bahasa Rahasia Ninja Jepang Sebagai Strategi Antisipasi Lawan

Baca: Survei Jetro: Perusahaan Jepang di Indonesia Minta Pemerintah Mengurangi Pajak Perusahaan

Kyoji Kawamoto, presiden Jonan Shinkin Bank, yang merupakan sekretariat organisasi Bank Shinkin, mengatakan, "Kami ingin menjadikan fasilitas ini bagi mitra bisnis secara nasional untuk mengatasi corona."

Organisasi Bank Shinkin juga ingin bekerja sama dengan akuntan pajak dan organisasi lain untuk memberikan konsultasi manajemen kepada perusahaan.

Diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved