Breaking News:

Virus Corona

Polisi Filipina Evakuasi Pasien Covid-19 dari Rumah ke Rumah

Polisi Filipina akan melakukan operasi dari rumah ke rumah untuk mengevakuasi pasien Covid-19 yang sedang menjalani karantina di rumah.

AFP/MARIA TAN
Seorang pekerja kesehatan dari Pemerintahan Filipina, mendisinfeksi sekolah menengah, di tengah kekhawatiran tentang penyebaran coronavirus novel COVID-19, di Manila. Filipina, Senin (9/3/2020). (AFP/Maria TAN) *** Local Caption *** A government worker disinfects a high school, amid concerns about the spread of the COVID-19 novel coronavirus, in Manila on March 9, 2020. (Photo by Maria TAN / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Polisi Filipina akan melakukan operasi dari rumah ke rumah untuk mengevakuasi pasien Covid-19 yang sedang menjalani karantina di rumah.

Hal ini diumumkan Sekretaris Dalam Negeri Eduardo Año, Selasa (14/7/2020).

Nantinya para pasien Covid-19 ini akan dipindahkan ke fasilitas isolasi yang disediakan pemerintah.

Oleh karena itu, Eduardo menghimbau agar warga melaporkan tetangga maupun kerabatnya yang diduga terinfeksi corona.

"Jika Anda mengenal tetangga positif Covid-19 dan bersembunyi, silakan laporkan kepada kami," ujar Eduardo, dikutip dari Philippine Star.

Baca: Filipina Bersiap Hadapi Ledakan Kelahiran Bayi Tahun Depan karena Lockdown Virus Corona

Baca: 3 WNA asal Filipina yang Bekerja di Pabrik Tas di Grobogan Positif Corona

Virus Corona di Filipina: Hampir 10.000 Tahanan Dibebaskan karena Ketakutan akan Wabah Covid-19
Virus Corona di Filipina: Hampir 10.000 Tahanan Dibebaskan karena Ketakutan akan Wabah Covid-19 (Tangkap Layar Al Jazeera)

Eduardo memperingatkan bahwa pasien Covid-19 yang menolak dibawa polisi bisa terancam hukuman penjara.

"Kami tidak ingin pasien positif tinggal di rumah di karantina (sendiri) terutama jika rumah mereka tidak memiliki kapasitas," kata Eduardo.

"Jadi yang akan kita lakukan adalah mengunjungi rumah ke rumah dan kita akan membawa kasus positif ke fasilitas isolasi Covid-19 kita," tambahnya.

Operasi ini dilandasi undang-undang kesehatan masyarakat di Philipina.

UU tersebut juga digunakan untuk menindak orang-orang yang protes dengan kebijakan karantina dari pemerintah.

Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved