Breaking News:

Mengenal Dokanzaka Tokoname, Jalan Setapak Tembikar di Aichi Jepang Nan Indah

Banyak wisatawan mengunjungi bukit ini, karena ini adalah salah satu dari enam tempat wisata populer untuk Yakimono (tembikar) sebagai tempat wisata.

Istimewa
Pemandangan di Dogenzaka Tokoname, jalan setapak tembikar yang sangat indah dan instagramable untuk berfoto bersama. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Bukit jalan setapak tembikar terletak di Kota Tokoname, Perfektur Aichi Jepang. Dinding di kedua sisi ditutupi dengan pipa tanah liat dari periode Meiji dan botol shochu dari periode Showa awal.

Membuat kita nyaman berjalan sekitar 30 meter, tempat yang indah untuk berfoto bersamaa.

Banyak wisatawan mengunjungi bukit ini, karena ini adalah salah satu dari enam tempat wisata populer untuk Yakimono (tembikar) sebagai tempat jalan-jalan sambil menikmati salah satu tempat terbaik untuk pembuatan tembikar di Jepang.

Di Jepang ada enam tempat pembuatan tembikar tua dan Tokoname adalah yang tertua.

Tempat lainnya Seto, Echizen, Shigaraki, Tamba, dan Bizen.

Pemandangan di Dogenzaka Tokoname, jalan setapak tembikar yang sangat indah dan instagramable untuk berfoto bersama.
Pemandangan di Dogenzaka Tokoname, jalan setapak tembikar yang sangat indah dan instagramable untuk berfoto bersama. (Istimewa)

Tokoname berasal dari kata toko dan name. Toko berasal dari tanah, dan Name berarti halus. Dari Stasiun Nagoya naik kereta api ke Stasiun Tokoname hanya 31 menit.

Sejak zaman kuno, daerah ini memiliki banyak lapisan tanah liat yang terbuka dan sifat-sifatnya halus, sehingga disebut "Tokoname", dan diyakini menjadi kebiasaan semacam itu akhirnya ditetapkan sebagai nama tempat.

Cerobong bata tersebar di kota tua, dan lanskap kota tua yang berkembang di industri keramik tetap ada di sana.

Baca: Fakta Unik Mongee, Pisang Langka dari Jepang yang Punya Rasa Istimewa dan Kulitnya Bisa Dimakan

Daerah ini dipertahankan sebagai jalan setapak untuk tembikar, dan anda dapat melihat pemandangan seperti tungku pendakian, pagar papan tulis, dan "Doukanzaka", dan ada banyak galeri avant-garde.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved