Virus Corona
Menteri Luar Negeri Nigeria Positif Terinfeksi Virus Corona
Onyeama mengatakan ia telah menjalani tes Covid-19, setelah mengalani gejala iritasi tenggorokan.
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, ABUJA -- Menteri Luar Negeri Nigeria Geoffrey Onyeama mengumumkan dirinya positif terinfeksi Covid-19.
Hal itu disampaikan Onyeama pada Minggu (19/7/2020) waktu setempat.
Onyeama menjadi anggota pertama kabinet Presiden Muhammadu Buhari terjangkit virus corona.
Onyeama mengatakan ia telah menjalani tes Covid-19, setelah mengalani gejala iritasi tenggorokan.
"Kemarin saya menjalani pemeriksaan keempat Covid-19 dengan gejala pertama iritasi tenggorokan dan sayangnya kali ini hasilnya positif," ujarnya di akun Twitternya, seperti dilansir Reuters, Senin (20/7/2020).
Baca: 11 WNA Nigeria yang Keroyok Polisi Ternyata Tak Memiliki Izin Tinggal di Indonesia
"Menuju isolasi di fasilitas kesehatan dan mohon doa terbaiknya."
Kabinet Buhari telah mengadakan pertemuan Dewan Eksekutif secara virtual sebagai bagian dari langkah untuk menjaga agar pemerintah tetap bekerja sambil taat dengan peraturan pembatasan sosial.
Pemerintah mulai bertahap mengurangi lockdowns pada Mei lalu, setelah menerapkan sejumlah langkah untuk memperlambat penyebaran virus, yang telah menewaskan 778 orang di Nigeria dan menginfeksi lebih dari 36 ribu orang.
Selama inu Onyeama telah berperan peran dalam pemulangan warga Nigeria yang terjebak di luar negeri karena pembatasan perjalanan selama pandemi Covid-19.
Mantan kepala staf Buhari, Abba Kyari, meninggal pada April lalu akibat virua corona.
Menteri Luar Negeri Negeria adakah tokoh kesekian di dunia yang terinfeksi Covid-19.
Virus Corona (Covid-19) tak pandang bulu, menyasar siapa saja. Bahkan, para pemimpin negara pun sudah ada yang terinfeksi Covid-19.
Para pemimpin negara juga bisa terinfeksi Corona. Teranyar Presiden Bolivia Jeanine Anez mengumumkan dirinya positif terinfeksi Virus Corona (Covid-19), pada Kamis (9/7/2020).
Jauh sebelum itu, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson sempat terinfeksi virus Corona.
Kemudian Covid-19 juga menjangkiti Presiden Brasil Jair Bolsonaro.