Minggu, 31 Agustus 2025

Rusuh di Amerika Serikat

Setelah Floyd, Breonna, Pellerin, Kasus Penembakan Jacob Blake Memicu Rusuh di Wisconsin

Jacob Blake menjadi warga kulit hitam keempat dalam beberapa bulan terakhir, yang jadi korban kekerasan aparat kepolisian Amerika.

USA TODAY NETWORK
ILUSTRASI KERUSUHAN DI AS - Polisi Detroit terlihat memakai perlengkapan lengkap anti huru-hara di Randolph and Congress, untuk mengendalikan amuk massa yang memprotes kematian George Floyd. Foto diambil pada Jumat (29/5/2020). Aksi protes dan pembakaran terjadi di Kota Kenosha, Wisconsin Minggu (23/8/2020). 

Pengacara hak sipil Benjamin Crump, yang mewakili keluarga Floyd dan Taylor, mengatakan dia juga akan mendampingi keluarga Blake.

"Kami semua menonton video mengerikan dari Jacob Blake yang ditembak di punggung beberapa kali oleh polisi Kenosha," kata Crump dalam sebuah pernyataan.

"Lebih buruk lagi, ketiga putranya menyaksikan ayah mereka pingsan setelah ditembaki. Mereka tidak bertanggung jawab, sembrono,” lanjut Crump.

Polisi itu dianggap melakukan tindakan tidak manusiawi yang hampir merenggut nyawa seorang pria yang hanya mencoba melakukan hal yang benar terkait rumah tangganya.

“Sungguh ajaib dia masih hidup,” imbuhnya.  Postingan rekaman video penembakan Blake oleh Crump memicu kemarahan dan mendorong perhatian warga Amerika.

Pemimpin mayoritas Majelis Republik Wisconsin Jim Steineke memperingatkan publik dan pejabat agar tidak berlomba menyimpulkan.

Sebab detail peristiwa ini sangat sedikit diketahui. Para anggota polisi Kenosha yang terlibat insiden ini telah dibebastugaskan.

Namun, kepolisian merilis data kriminal seorang penduduk Kenosha, tanpa memberi penjelasan lebih lanjut.

Di data itu tercantum nama Jacob Blake, dilaporkan terlibat perselisihan rumah tangga dan aksi pelecehan seksual tingkat 3. Data itu mencantumkan perintah penangkapan atas yang bersangkutan.

Catatan lain juga muncul lewat sebuah artikel 2015 di media setempat. Terjadi insiden di bar Kenosha, saat seorang pria berusia 24 tahun bernama Jacob Blake mabuk dan menarik senjata saat bertengkar.

Polisi menghentikan mobil Blake, namun dia menolak penangkapan dan terluka oleh seekor anjing polisi. Data itu kemungkinan dimunculkan untuk memperkuat argumentasi polisi terkait perilaku Blake.

Laporan media arus utama di Amerika terlihat menghindari penyebutan detail tersebut. Stasiun televise CNN juga menempatkan peristiwa Kenosha dalam porsi kecil saja.

Berita utama jaringan televisi berita terbesar di dunia itu memilih berita politik tentang Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.  

Divisi Investigasi Kriminal (DCI) Departemen Kehakiman Wisconsin mengatakan, para petugas yang terlibat insiden penembakan Blake, telah dibebastugaskan.

Penyelidikan atas insiden tersebut sedang berlangsung. Begitu insiden itu memicu kerusuhan Mingu malam di Kenosha, jama malam langsung diberlakukan hingga Senin pukul 7.

Halaman
123
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan