Breaking News:

Rusuh di Amerika Serikat

Gubernur Wisconsin Minta Trump Pertimbangkan Kunjungan ke Kenosha

Gubernur Wisconsin Tony Evers pada Minggu (30/8/2020), meminta Presiden AS Donald Trump untuk mempertimbangkan kembali kunjungnnya ke Kenosha.

Chip Somodevilla / Getty Images / AFP
WASHINGTON, DC - JULI 07: Presiden AS Donald Trump bertemu dengan siswa, guru, dan administrator tentang cara membuka kembali sekolah dengan aman selama pandemi coronavirus baru di Ruang Timur di Gedung Putih pada 07 Juli 2020 di Washington, DC. Keponakan Trump menulis buku yang mengurai bahwa Trump sudah terbiasa berbuat curang sepanjang hidupnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur Wisconsin Tony Evers pada Minggu (30/8/2020), meminta Presiden AS Donald Trump untuk mempertimbangkan kembali kunjungnnya ke Kenosha.

Diketahui, Trump berencana mengunjungi Kenosha pada Selasa (1/9/2020).

Permintaan tersebut disampaikan Evers mengingat Kenosha tengah diguncang protes setelah kematian Jacob Blake, pria kulit hitam yang ditembak beberapa kali di punggung oleh polisi, pekan lalu.

CBS News melaporkan, kunjungan Trump dijadwalkan berlangsung satu pekan setelah dua orang ditembak dan dibunuh saat protes penembakan Jacob Blake berlangsung.

Baca: Presiden Trump Kirimkan Total 1.000 Ventilator ke Indonesia

WASHINGTON, DC - JULI 07: Presiden AS Donald Trump bertemu dengan siswa, guru, dan administrator tentang cara membuka kembali sekolah dengan aman selama pandemi coronavirus baru di Ruang Timur di Gedung Putih pada 07 Juli 2020 di Washington, DC. Keponakan Trump menulis buku yang mengurai bahwa Trump sudah terbiasa berbuat curang sepanjang hidupnya.
WASHINGTON, DC - JULI 07: Presiden AS Donald Trump bertemu dengan siswa, guru, dan administrator tentang cara membuka kembali sekolah dengan aman selama pandemi coronavirus baru di Ruang Timur di Gedung Putih pada 07 Juli 2020 di Washington, DC. Keponakan Trump menulis buku yang mengurai bahwa Trump sudah terbiasa berbuat curang sepanjang hidupnya. (Chip Somodevilla / Getty Images / AFP)

Baca: Demo di Portland, Presiden AS dan Joe Biden Justru Berselisih, Cawapres Demokrat Sebut Trump Ceroboh

 "Saya, bersama para pemimpin masyarakat lainnya menghubungi, dan prihatin tentang apa arti kehadiran Anda bagi kenosha dan negara bagian kami," tulis Evers dalam surat kepada Trump, yang dilaporkan afiliasi CBS Milwaukee WDJT.

"Saya khawatir kehadiran Anda hanya akan menghalangi 'pengobatan' kami," tambahnya.

Evers juga mengatakan, dia khawatir kehadiran Trump ke Kenosha akan membuat pekerjaan untuk mengatasai protes tertunda.

Baca: Donald Trump Komentari Peristiwa Penembakan Terhadap Jacob Blake, Pemicu Kerusuhan di Kenosha

Baca: Ayah Jacob Blake Ungkap Anaknya Lumpuh dari Pinggang ke Bawah setelah Ditembak Polisi Wisconsin

Seorang pria kulit hitam bernama Jacob Blake, ditembak oleh polisi sebanyak 7 kali dan mengakibatkan demo besar-besaran di Wisconsin, Amerika Serikat.
Seorang pria kulit hitam bernama Jacob Blake, ditembak oleh polisi sebanyak 7 kali dan mengakibatkan demo besar-besaran di Wisconsin, Amerika Serikat. (Instagram/Shaun King)

Keluarga Jacob Blake Mengaku Belum Ada Kabar Tentang Kunjungan Trump

Lebih jauh, pengacara untuk keluarga Jacob Blake yang buka suara kepada Face the Nation mengatakan, keluarga itu belum mendapat kabar mengenai kunjungan Trump.

"Keluarga Blake sangat menghormati semua pejabat, seperti kata ibunya, dia berdoa untuk semua pejabat yang nantinya terpilih," ungkap pengacara Benjamin Crump.

Sementara itu, CNN melaporkan, selain Gubernur Wisconsin, Letnan Gubernur Wisconsin, Mandela Barnes, juga menolak kunjungan Trump ke Kesnosha.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved