Virus Corona
Kasus Positif Covid-19 di India Terus Melonjak Capai Angka 5,4 Juta
Kementerian Kesehatan federal India melaporkan peningkatan kasus virus corona menjadi 5,4 juta, Minggu (20/9/2020).
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Editor:
Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau
TRIBUNNEWS.COM, MUMBAI - Kementerian Kesehatan federal India melaporkan peningkatan kasus virus corona menjadi 5,4 juta, Minggu (20/9/2020).
Kenaikkan ini terjadi setelah adanya penambahan 92.605 kasus baru dalam 24 jam terakhir.
India telah membukukan jumlah kasus baru tertinggi di dunia sejak awal Agustus lalu, dan hanya berada di bawah Amerika Serikat yang memiliki 6,7 juta kasus.
Sementara 1.113 orang meninggal karena Covid-19 dalam 24 jam terakhir, kata kementerian kesehatan.
Dengan demikian total kasus kematian di India berjumlah 86.752.
Baca: Bertambah 3.989, Kini Total Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Berjumlah 244.676
Tercatat jumlah kasus virus corona (Covid-19) di India melewati 5 juta pada Rabu (16/9/2020).
Akibatnya terjadi penumpukan pasien, rumah sakit harus bergulat dengan pasokan oksigen yang kurang untuk mengobati puluhan ribu pasien kritis.
Di negara-negara bagian Maharashtra, Gujarat dan Uttar Pradesh, yang juga terkena dampak terburuk virus, permintaan akan oksigen meningkat lebih dari tiga kali lipat, kata dokter dan pejabat pemerintah.
"Pasien putus asa telah menelepon saya sepanjang malam tetapi saya tidak tahu kapan saya akan mendapatkan stok," ujar Rishikhesh Patil, pemasok oksigen di kota barat Nashik, kepada Reuters.
Baca: 1.001 WNI di Luar Negeri Sembuh dari Covid-19
India memiliki epidemi virus corona dengan pertumbuhan tercepat di dunia dan penambahan jutaan kasus infeksi terakhirnya hanya dalam 12 hari.
India merupakan negara kedua di dunia yang memiliki lebih dari 5 juta kasus Covid-19, setelah Amerika Serikat, dengan 6,59 juta.
"Setidaknya 6% dari hampir 1 juta kasus aktif India membutuhkan dukungan oksigen," kata pejabat kementerian kesehatan Rajesh Bhushan kepada wartawan.
Baca: Perangi Covid-19, KSAD Dorong RSPAD Terus Gelar Donor Plasma Konvalesen
Di ibu kota negara bagian Uttar Pradesh yang paling padat penduduknya di India, total kebutuhan tabung oksigen mencapai 5.000 silinder. Biasanya dibutuhkan 1.000 silinder pada waktu normal.
Kendaraan yang membawa oksigen akan mendapatkan hak jalan dan dapat menggunakan sirene untuk memastikan mereka mencapai rumah sakit lebih cepat.
Ravindra Khade Patil, seorang dokter yang melayani dua rumah sakit swasta di pinggiran Mumbai, berbicara tentang stres yang dihadapinya untuk berusaha memastikan dapat pasokan oksigen untuk pasien.
Sejak dua hari yang lalu, pemasok oksigen ke rumah sakitnya tidak memasok.(Guardian/Reuters)