Breaking News:

Olimpiade 2021

Partisipan Olimpiade Tokyo Jepang Dikurangi Hingga 15 Persen, Dekorasi Lebih Sederhana

Jumlah 15.000 atlet dan staf akan dikurangi dan disederhanakan sebagai efek dari pandemi Corona dan pengurangan biaya mencapai puluhan miliar yen.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Plang monumen Olimpiade untuk promosi diangkut dari pabriknya menuju Taman Odaiba Kaihin, Tokyo, Jumat (17/1/2020). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Komite Penyelenggara Olimpiade memutuskan akan mengurangi partisipan Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade sekitar 15 persen.

Seperti diketahui Olimpiade 2020 akan berlangsung pada musim panas mendatang (dibuka 23 Juli 2021) akibat pandemi Covid-19.

"Kita akan menguraikan 52 item dan disepakati untuk mengurangi biaya kemarin," papar sumber Tribunnews.com, Sabtu (26/9/2020).

Jumlah 15.000 atlet dan staf akan dikurangi dan disederhanakan sebagai efek dari pandemi Corona dan pengurangan biaya diperkirakan akan mencapai puluhan miliar yen.

Ketua IOC Thomas Bach juga setuju untuk melanjutkan Olimpiade musim panas tahun depan.

"Bertujuan untuk turnamen baru yang cocok dengan dunia setelah Corona. Kami menamakan ini model Tokyo dan akan menjadi cetak biru untuk turnamen mendatang," ungkap John Coates, ketua Komite Koordinasi IOC, mengonfirmasi persiapan untuk Olimpiade Tokyo.

IOC dan Komite Penyelenggara membagikan kebijakan penyederhanaan pada akhir April setelah penundaan diputuskan.

Pada saat yang sama untuk mengurangi biaya, mereka sepakat bahwa keselamatan dan keamanan harus dikedepankan sambil menahan diri dari perayaan.

Baca: Zohri Sudah Lolos, PB PASI Terus Berupaya Loloskan Beberapa Atletnya ke Olimpiade Tokyo 2021

Menurut sumber Tribunnews.com yang mengetahui masalah tersebut, kedua pihak telah menghasilkan total 250 rencana pengurangan, lusinan item dengan efek pengurangan yang cukup besar sebagai "daftar emas" dan melakukan negosiasi.

Upacara pembukaan Sidang Umum IOC yang rencananya akan diadakan di Teater Nasional (Chiyoda-ku, Tokyo) dibatalkan. Lounge serta layanan makanan dan minuman juga telah dikurangi.

"Dengan memotong kemewahan petugas IOC, saya ingin mendapatkan pemahaman dari warga Tokyo, masyarakat, dan sponsor yang sulit dikelola akibat corona," kata pengurus panitia penyelenggara.

Ariake Arena, di Tokyo yang disoroti lampu warna warni,  merupakan tempat Olimpiade untuk bola voli, dan Tokyo Aquatics Center, yang merupakan tempat untuk berenang dan kegiatan lainnya.
Ariake Arena, di Tokyo yang disoroti lampu warna warni, merupakan tempat Olimpiade untuk bola voli, dan Tokyo Aquatics Center, yang merupakan tempat untuk berenang dan kegiatan lainnya. (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Selain itu, disepakati untuk mengurangi jumlah peserta selain atlet, seperti pengurus panitia olimpiade dan federasi kompetisi internasional masing-masing negara.

Diperkirakan ada sekitar 50.000 orang di Olimpiade, tetapi diperkirakan akan berkurang 10 hingga 15 persen pada saat ini. Dekorasi di dalam dan di luar venue Olimpiade juga telah dikurangi secara signifikan.

Sementara itu telah terbit Buku "Rahasia Ninja di Jepang", pertama di dunia cerita non-fiksi kehidupan Ninja di Jepang dalam bahasa Indonesia, silakan tanyakan ke: info@ninjaindonesia.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved