Selasa, 19 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel-Hezbollah Tetap Saling Serang

Israel kembali melancarkan serangan udara di Lebanon selatan meski gencatan senjata telah diperpanjang.

Tayang:
Editor: Tiara Shelavie
Tangkap layar YouTube AlJazeera Arabic
KERUSAKAN DI LEBANON - Tangkap layar YouTube AlJazeera Arabic 9 April 2026 memperlihatkan kerusakan yang disebabkan oleh serangan udara Israel di daerah Ain al-Mreisseh di Beirut, Lebanon. Israel kembali melancarkan serangan udara di Lebanon selatan meski gencatan senjata telah diperpanjang. 

Ringkasan Berita:
  • Israel kembali melancarkan serangan udara di Lebanon selatan meski gencatan senjata telah diperpanjang.
  • Hezbollah membalas dengan serangan drone peledak dan serangan lain terhadap pasukan Israel
  • Konflik di Lebanon terus berlanjut di tengah upaya diplomasi AS dan ketegangan yang lebih luas dengan Iran.

TRIBUNNEWS.COM - Israel melancarkan serangan udara di Lebanon selatan pada Senin, menurut sumber keamanan Lebanon dan kantor berita pemerintah, sementara Hezbollah mengumumkan serangan baru terhadap pasukan Israel.

Hal ini menunjukkan perang di Lebanon masih berlanjut meski gencatan senjata yang didukung Amerika Serikat telah diperpanjang.

Dilansir Reuters, permusuhan antara Hezbollah yang didukung Iran dan Israel kembali memanas setelah konflik AS-Israel dengan Iran.

Bentrokan terus berlangsung sejak Presiden AS Donald Trump pertama kali mengumumkan gencatan senjata pada 16 April, dengan pertempuran sebagian besar terbatas di Lebanon selatan.

Perpanjangan gencatan senjata selama 45 hari, yang diumumkan setelah putaran ketiga perundingan yang dimediasi AS antara Lebanon dan Israel pada Jumat, mulai berlaku tengah malam, kata seorang pejabat Lebanon.

Mediasi yang dipimpin AS ini berjalan paralel dengan upaya diplomasi untuk mengakhiri konflik AS-Iran. Iran mengatakan penghentian perang Israel di Lebanon merupakan salah satu syarat kesepakatan terkait konflik yang lebih luas. Hezbollah sendiri menolak pembicaraan Beirut dengan Israel.

Baca juga: Serangan Drone dan Rudal Memanas, Hizbullah Minta Lebanon Hentikan Negosiasi dengan Israel

Serangan dan drone peledak

Pada malam sebelumnya, serangan Israel di dekat kota Baalbek, Lebanon timur, menewaskan komandan kelompok militan Jihad Islam Palestina, sekutu Hezbollah,  bersama putrinya, menurut sumber keamanan Lebanon.

Militer Israel mengatakan pihaknya telah menewaskan komandan tersebut, Wael Mahmoud Abd al-Halim, dalam serangan setelah mengambil langkah untuk “mengurangi risiko bahaya terhadap warga sipil.” Israel tidak menyebut soal kematian putrinya.

Hezbollah mengatakan mereka meluncurkan drone peledak ke posisi pertahanan udara Iron Dome di wilayah Galilea, Israel utara, serta melakukan serangan lain terhadap pasukan Israel di Lebanon.

Militer Israel menyatakan beberapa serangan yang ditujukan ke tentara Israel di Lebanon selatan, termasuk drone peledak, telah melintasi wilayah Israel.

Kantor berita nasional Lebanon melaporkan serangan udara Israel menghantam lebih dari setengah lusin lokasi di Lebanon selatan.

Militer Israel mengatakan tidak bisa mengomentari laporan serangan udara tersebut tanpa koordinat lokasi masing-masing, dan belum segera menanggapi klaim serangan Hezbollah terhadap posisi Iron Dome.

Sebelumnya pada Senin, militer Israel mengatakan telah menyerang lebih dari 30 lokasi Hezbollah di Lebanon selatan dalam 24 jam terakhir, serta memperingatkan warga di tiga desa agar meninggalkan rumah mereka karena Israel berniat melakukan operasi terhadap Hezbollah.

Korban tewas terus bertambah

Pasukan Israel menduduki zona keamanan yang mereka deklarasikan sendiri di wilayah selatan, tempat mereka menghancurkan desa-desa dengan alasan melindungi Israel utara dari serangan pejuang Hezbollah yang beroperasi di area sipil.

Kementerian Kesehatan Lebanon pada Minggu melaporkan jumlah korban tewas di Lebanon sejak perang pecah pada 2 Maret telah mencapai 2.988 orang, termasuk 613 perempuan, anak-anak, dan tenaga kesehatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved